Lawan Kutukan Andi Mattalata

MALANG KOTA – Perjuangan penggawa Arema FC saat melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalata, Makassar, dua edisi Liga 1 lalu selalu kandas. Pada Liga 2017, Singo Edan menyerah 0-1 dari Juku Eja, julukan PSM Makassar.

Hasil buruk juga masih menghantui pada Liga 2018. Lagi-lagi Arema takluk 1-2 dari PSM. Nah, 16 Oktober mendatang Singo Edan bakal bertandang di Stadion Andi Mattalata kembali. Di pertandingan pekan 21 Liga 1 2019 ini, apakah Arema bisa memutus kutukan kekalahan?

Jika melihat kekuatan skuad PSM saat ini, tidak ada perubahan yang cukup signifikan dibandingkan dua tahun lalu. Juku Eja, tetap diperkuat pemain seperti Marc Klok, Rahmat, Rizky Pellu, Ferdinand Sinaga, Wiljan Pluim, Hasyim Kippuw, dan pemain lainnya.

Hanya saja dua tahun lalu Pasukan Ramang, julukan lain PSM, dilatih Robert Rene Alberts. Sedangkan sekarang berpindah dilatih Darije Kalezic. Meski berganti nakhoda, PSM juga masih punya catatan yang bisa menyilaukan lawan saat bermain di markas sendiri.

Dari 9 laga kandang, PSM hanya kalah sekali dan menang 8 kali. Kekalahan Marc Klok dan kawan-kawan (dkk) terjadi saat menjamu PSIS Semarang (11/9). Catatan bermain di kandang itu, berbanding terbalik dari hasil laga tandang Arema.



Selama ini, Makan Konate dkk masih sering angin-anginan saat bermain di luar Stadion Kanjuruhan, markas Arema. Dari 8 laga tandang, Arema menelan 6 kekalahan, 1 seri, dan hanya 1 kemenangan.

Namun, Pelatih Arema FC Milomir Seslija pada laga kali ini cukup optimistis para pemainnya bakal berbeda dari laga tandang lainnya. Milo–sapaannya, ingin Hendro Siswanto dkk punya mental bermain layaknya di kandang sendiri pada laga nanti.

”Kami akan terus menekan untuk memenangkan situasi seperti dua laga terakhir,” kata pelatih berusia 55 tahun tersebut. Di dua laga sebelumnya, Arema memang tampil superior. Organisasi tim dan transisi dari menyerang ke bertahan seolah tanpa cela.

Buktinya, Arema bisa menghukum PSS Sleman 0-4 dan mengalahkan PSM Makassar 0-2. ”Saat ini pemain kami memiliki keinginan untuk terus memenangkan laga, mereka memiliki tanggung jawab itu (menang lawan PSM),” kata pelatih dengan lisensi UEFA Pro tersebut.

Apalagi Milo juga punya catatan positif saat berhadapan dengan Juku Eja. Saat menjadi pelatih Arema pada kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 lalu, Milo selalu menang 1-0 atas PSM di Stadion Andi Mattalata. Tentu pada laga pekan depan ini, dia berharap bisa mengulangi kemenangan tiga tahun lalu itu.

Meski Milo sadar PSM saat ini bukan lawan yang mudah lagi seperti dulu. Namun, bukan tidak mungkin menang, asal Arema bisa menjaga konsistensi bermain seperti dua laga sebelumnya. ”Satu lagi pertandingan kuat dan penting yang harus kami hadapi (lawan PSM), dan kami ingin bermain bola dengan bagus,” tandas Milo.

Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro