Lantik 11 Kades, Dewanti Fokus DD-ADD

AMONG TANI – Pengelolaan dana desa (DD) dan anggaran dana desa (ADD) menjadi pesan utama yang disampaikan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, saat memimpin prosesi pelantikan 11 kades terpilih, kemarin (5/12). ”Jangan takut ketika menggunakan (dana) untuk kegiatan yang bermanfaat.

Bisa berkonsultasi dan jangan malu bertanya agar setiap program berjalan sukses,” terang Dewanti saat memberi sambutan. Dia juga menyebut bila pihaknya bakal memberi bekal tentang character building. Tujuannya supaya 11 kades terpilih menjadi orang-orang yang lebih optimistis.

Pesan soal DD dan ADD memang cukup berdasar. Sebab, bila dijumlahkan, alokasi bantuan dari pemerintah pusat dan Pemprov Jatim itu cukup tinggi untuk setiap desa di Kota Batu.

”Di desa-desa yang lain paling banyak anggarannya sekitar Rp 4 miliar sampai Rp 4,5 miliar. Sedangkan desa-desa di Kota Batu bisa mencapai sejumlah Rp 7,5 miliar hingga Rp 10 miliar,” kata dia. Alokasi itu diindikasi Dewanti menjadi yang terbanyak di Indonesia.

Oleh sebab itu, supaya tidak ada tuntutan hukum, dia menekankan pentingnya pengelolaan yang baik. Pada pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Among Tani itu, Dewanti juga berpesan agar institusi lain di desa turut membantu para kades.

”Tolong dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) benar-benar mendampingi para kades dalam menjalankan tugasnya. Khususnya yang berkaitan dengan anggaran, supaya benar-benar dijalankan sebagaimana mestinya,” imbuh Dewanti.

Tercatat 11 kades terpilih itu bakal mengemban tugasnya pada periode 2019 sampai 2025 mendatang. Mereka diketahui terpilih dalam pelaksanaan pilkades serentak di Kota Batu pada bulan Oktober 2019 lalu.

Bila dirinci, ada nama Andi Susilo sebagai kades Gunungsari, Suliono sebagai kades Tulungrejo, Edy Suyanto sebagai kades Bumiaji, Suntoro sebagai kades Giripurno, Hening Trisunu sebagai kades Punten, Wiweko sebagai kades Oro-Oro Ombo, Andi Faisal Hasan sebagai kades Junrejo, Sugeng Santoso sebagai kades Torongrejo, Suharto sebagai kades Sidomulyo, Riyanto sebagai kades Sumberejo, dan Dani Cahyono sebagai kades Beji.

Beberapa incumbent diketahui kembali terpilih. Seperti Andi Faisal, yang menjabat kades Junrejo. Dia diketahui mendapat 3.136 suara dalam pilkades. Kemudian ada Sugeng Santoso yang kembali menduduki kursi kepala Desa Torongrejo.

Dia mendapatkan 1.501 suara. Lalu juga ada Suliono, kades Tulungrejo, yang mendapatkan 2.325 suara. Prosesi pelantikan yang berjalan kemarin disyukuri salah satu kades terpilih, yakni Sugeng Santoso.

”Artinya, masyarakat masih mempercayakan saya untuk melanjutkan kembali pada periode ini. Saran dari Bu Wali soal pengelolaan anggaran, baik DD dan ADD, akan kami jalankan sebaik-baiknya untuk warga Torongrejo,” kata dia.

Kepada koran ini, Sugeng mengaku akan fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM), terutama anak muda. ”Pembinaan pemuda juga penting bagi desa kami. Melalui karang taruna, nanti akan ada kegiatan yang positif, yang dibutuhkan warga. Jadi tidak hanya pembangunan fisik saja,” jelasnya.

Pewarta : Nugraha
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya