Lama Menumpuk, Sedimen Sungai Dikeruk

MALANG KOTA – Ketebalan sedimen sungai di Jalan Kolonel Sugiono, Sukun, memprihatinkan. Selain menyebabkan daya tampung sungai berkurang, banyaknya sampah di sungai juga bisa memicu penyakit bagi warga sekitar.

Apalagi di lokasi tersebut juga terdapat Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Kota Malang yang merupakan pusat tempat pemotongan hewan.

Sejak sepekan terakhir, pengerukan sedimen sungai tersebut telah dilakukan dengan menggunakan alat berat. ”Penumpukan (sedimen) ini sudah lama tidak dikeruk, bahkan mungkin sejak sekitar tahun 80-an.

Kalau dibiarkan hingga menumpuk malah bisa jadi penyakit. Dampaknya nanti ya ke masyarakat sekitar,” ujar Arif Adi Rendra, manajer umum Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Kota Malang saat dikonfirmasi kemarin (21/7).

Dia menyatakan, pengerukan itu juga untuk memperdalam sungai sekitar 1–1,5 meter. Tujuannya agar air sungai yang tepat berada di depan PD RPH Kota Malang itu bisa mengalir lancar. ”RPH ini juga kan tempat potong hewan. Jadi, harus identik dengan kebersihan dan higienisnya,” terangnya.



Pengerukan sungai itu, Arif menerangkan, hasil koordinasi pihaknya dengan dinas terkait. Mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Malang.

”Sedimen yang dikeruk dari sungai ini dibuangnya ke eks TPA Lowokwaru dan izinnya ke DLH. Sementara proses pengerjaan pengerukan ini juga sudah atas seizin Dinas PUPR,” terangnya.

Pewarta : M.Badar Risqullah
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Ahmad Yani