Lakukan Olah TKP, Berikut Dugaan Tim Labfor Terkait Pasar Legi






JawaPos.com – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri cabang Semarang langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (30/10). Tim melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran pasar yang merupakan peninggalan Mangkunegara I tersebut. Sejumlah barang dibawa oleh tim Labfor untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium Semarang.





Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan oleh Tim Labfor sekira pukul 10.00 WIB. Lokasi penyelidikan dimulai dari luar pasar. Selanjutnya tim menuju ke lantai dua yang diduga menjadi sumber terjadinya kebakaran. Selama proses olah TKP media dilarang mendekat. Para awak media hanya diperbolehkan mengambil gambar dari jarak yang sudah ditentukan. 







Setelah beberapa saat melakukan olah TKP, tim keluar dari lokasi kebakaran. Tim terlihat membawa kardus. “Kardus itu berisi kabel jaringan listrik untuk diperiksa lebih lanjut. Selain itu kami juga membawa abu sisa kebakaran,” terang Kasubbid Fisika Komputer Forensik Labfor Mabes Polri Cabang Semarang, AKBP Teguh Prihmono kepada JawaPos.com.



Tim melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran pasar yang merupakan peninggalan Mangkunegara I tersebut. Sejumlah barang dibawa oleh tim Labfor untuk diperiksa lebih lanjut di lab Semarang. (Ari Purnomo/JawaPos.com)





Teguh menambahkan, dari dua barang yang dibawa tersebut akan bisa mengetahui penyebab kebakaran yang meludeskan Pasar legi, Senin (29/10) sore. “Kabel tersebut untuk mengetahui apakah terjadi korsleting listrik, sedangkan abu untuk membuktikan kebakaran yang terjadi akibat api terbuka,” urainya.





Teguh juga menjelaskan, bahwa sumber panas bisa diakibatkan dari beberapa proses. Seperti proses mekanik, kimia, biokimia elektri dan juga bisa disebabkan dari proses api terbuka atau biasa disebut dengan open flame. 





“Tapi menurut analisa kami itu ada dua kemungkinan, bisa elektrik atau bisa juga dari api terbuka,” katanya. Ditanya mengenai kapan hasil labfor bisa diketahui, Teguh mengatakan paling cepat hasil pemeriksaan bisa diketahui seminggu ke depan.






(apl/gul/JPC)