Laga Amal Arema FC vs Madura United Bawa Misi Khusus

MALANG KOTA – Laga Arema FC vs Madura United di Stadion Kanjuruhan besok (29/9) memang hanya berlabel uji coba. Tapi, bagi Arema FC, laga itu lebih dari sekadar uji coba. Seperti diberitakan sebelumnya, laga Arema FC vs Madura United (MU) digelar untuk mengisi kompetisi yang sementara waktu dihentikan.

Yakni, setelah adanya insiden yang menewaskan Jakmania di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Minggu lalu (23/9). Rencananya, pemasukan dari tiket nantinya akan didonasikan untuk keluarga korban.
Pelatih Arema FC Milan Petrovic berharap laga itu bisa dihadiri suporter dari kedua tim, Aremania dan Taretan Mania. Selama pertandingan, kedua suporter harus bisa saling ”bergandeng tangan”. Mendukung timnya masing-masing dengan sportif.

”Saya hanya ingin penonton memberi kami penghargaan dengan tepuk tangan ketika kami melakukan gerakan bagus dan mencetak gol,” terangnya.

Keinginan Milan itu sepertinya bakal terwujud. Sebab, selama ini, hubungan antara Aremania dan Taretan Mania cenderung harmonis.

Jika pertandingan berjalan lancar dan kedua suporter saling bergandengan tangan, maka itu bisa menjadi contoh bagi suporter lainnya. Termasuk antara komunitas suporter yang selama ini terlibat perselisihan. Dengan kata lain, ada misi perdamaian dari laga Arema FC vs Madura United.
Selain misi perdamaian, misi Milan berikutnya adalah menjajal opsi-opsi formasi maupun skema permainan.



”Kami ingin mencobanya sebelum menghadapi Persebaya,” kata pelatih yang mengantongi lisensi kepelatihan UEFA Pro ini.

Di atas kertas, Madura United menjadi lawan sepadan bagi Arema FC. Musim ini, kedua tim sudah dua kali bertemu di Liga 1 dan saling mengalahkan.

Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, 21 April lalu, Madura United menang 3-2. Sementara pada pertemuan kedua di Stadion Kanjuruhan, 17 September lalu, giliran Arema FC yang menang 2-0.

Pewarta : Gigih Mazda
Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Indra Mufarendra