Ladies, Pastikan Serviks Tetap Sehat dengan 3 Cara Ini

JawaPos.com – Perempuan diberikan kodrat memiliki sistem reproduksi yang berbeda dari pria. Perempuan memiliki leher rahim yang dikenal juga dengan istilah serviks. Serviks adalah bagian bawah rahim yang mengarah pada vagina dan berfungsi memproduksi lendir yang bermanfaat saat berhubungan intim.

Karena pentingnya kesehatan serviks, maka negara Amerika Serikat menetapkan Januari sebagai Bulan Kesadaran Kesehatan Serviks. Lebih dari 13 ribu perempuan di Amerika Serikat didiagnosis dengan kanker serviks setiap tahun. Akan tetapi kabar baiknya, penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi dan skrining yang rutin.

Dilansir dari laman National Cervical Cancer Coalition (NCCC), Minggu (19/1), untuk menjaga kesehatan serviks penting dengan sadar mendeteksi dini. NCCC dan American Sexual Health Association (ASHA) juga menawarkan berbagai edukasi seputar kesehatan serviks.

Maka perempuan bisa melakukan berbagai cara untuk memastikan serviksnya tetap sehat. Sebab, bukan rahasia kalau serviks bisa saja terserang virus paling ganas yang menyebabkan kanker, yakni virus Human Papiloma (HPV).

Apa yang bisa kau lakukan?

1. Vaksinasi

Vaksin HPV dapat membantu mencegah infeksi dari tipe HPV risiko tinggi yang dapat menyebabkan kanker serviks dan tipe risiko rendah yang menyebabkan kutil kelamin. Center For Disease Control (CDC) merekomendasikan semua anak laki-laki dan perempuan mendapatkan vaksin HPV pada usia 11 atau 12. Karena vaksin menghasilkan respons kekebalan yang lebih kuat ketika diambil selama praremaja tahun.

Untuk alasan ini, hingga usia 14 tahun, hanya dua dosis vaksin yang diperlukan. Vaksin ini tersedia untuk semua laki-laki dan perempuan hingga usia 45 tahun. Tetapi bagi mereka yang berusia 15 tahun ke atas, diperlukan seri tiga dosis penuh.

2. PapSmear

Tes PapSmear dapat menemukan perubahan sel pada serviks yang disebabkan oleh HPV. Tes HPV menemukan virus dan membantu penyedia layanan kesehatan mengetahui perempuan mana yang berisiko paling tinggi terkena kanker serviks. Tes PapSmear dan HPV direkomendasikan untuk perempuan di atas 30. Setiap perempuan harus bertanya pada penyedia layanan kesehatannya seberapa sering dia harus diskrining dan tes mana yang tepat untuknya.

“Pap smear adalah cara terbaik untuk pencegahan kanker serviks,” kata Ahli Onkologi ginekologi di RS Huntsville dr. Tyler Kirby, seperti dilansir dari Waff.

“Idealnya adalah untuk melakukan Pap smear secara teratur. Kami akan mengambil HPV pra-kanker atau kondisi pra-kanker displasia dan dapat mengobatinya dengan mudah sebelum berkembang menjadi kanker invasif,” jelasnya.

Dokter merekomendasikan Pap smear pertama setelah usia 21. Dan jika semuanya negatif, rekomendasinya adalah satu kali skrining setiap tiga tahun.

3. Skrining IVA

Kepada JawaPos.com, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Internist & Vaccinologis dari In Harmony Clinic, dr. Kristoforus HD, SpPD menjelaskan ada dua cara memastikan serviks tetap sehat. Salah satunya dengan uji skrining IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat).

Jika Virus Sudah Masuk

Untuk virus yang sudah masuk ke dalam tubuh, bisa dilakukan dengan Screening IVA. Hasilnya instan, bisa langsung diketahui. Atau Papsmear hasilnya diketahui dalam pemeriksaan laboratorium dalam 1 minggu.

Jika Virus Belum Masuk

Bisa dicegah dengan vaksinasi agar tubuh kebal terhadap virus HPV. Vaksinasi ada yang mencegah kanker saja (HPV2), kandungannya hanya anti virus HPV 16 dan 18. Ada juga yang mencegah kanker dan kutil kelamin (HPV4), kandungannya anti 4 virus yaitu HPV 6,11,16,18. Vaksin ini sangat aman, pemberiannya 3 kali dalam total 6 bulan, dan tidak diberikan untuk ibu hamil.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani