Kuy Kenalan dengan BBTT, Prinsip Olahraga ala Dinkes Kota Malang

KOTA MALANG – Siapa sih yang tidak mau sehat dan terhindar dari penyakit, pasti dari kita semua ingin bebas dari penyakit seumur hidup. Hal yang nampak mustahil tersebut rasanya bisa terealisasi jika kita mengikuti saran dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang yang gencar mensosialisasikan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dimana salah satu poinnya adalah olahraga.

Ya olahraga, tapi ini bukan olahraga biasa, namun olahraga dengan prinsip BBTT, yaitu Baik, Benar, Terukur, Teratur ala Dinas Kesehatan. Mari kita kupas habis prinsip keren ini.

Yang Pertama, Baik. Olahraga secara baik dilakukan sejak usia dini hingga usia lanjut. Olahraga dianjurkan minimal 30 menit sehari dan menggunakan perlengkapan olahraga yang sesuai. “Maksud sesuai di sini adalah perlengkapan yang cocok jenis olahraga apa yang kita lakukan, juga waktu olahraga dilakukan juga harus sesuai kondisi fisik medis,” ungkap Kepala UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Olahraga (PPKO), Kusbianto.

Olahraga secara baik ini dianjurkan dilakukan secara bertahap dimulai dengan pemanasan 5-10 menit dan diikuti pendingingan 5 menit.

Kedua, Benar. Selalu pilihlah olahraga yang digemari serta aman dan mudah. Juga sesuaikan dengan kondisi fisik dengan pola gerak yang dilakukan. “Juga jangan sampai waktu olahraga malah menimbulkan dampak yang merugikan,” sebut Kusbianto.



Ketiga adalah Terukur. Biasakan selalu lakukan pengukuran dengan nadi setiap hari akhir pelatihan dengan tujuan apakah target dengan denyut nadi tercapai atau tidak.

Keempat sekaligus terakhir yaitu Teratur. Olahraga teratur alias harus dilakukan secara berkala.
“Untuk hasil optimal, olahraga harus dilakukan minimal 3 kali seminggu,” tutup Kusbianto. Juga perlu diingat, olahraga teratur juga harus diberikan jeda waktu, biasanya diberikan jeda waktu 1 hari istirahat.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Dinkes Kota Malang
Penyunting : Fia