JawaPos.com – Dua kurir narkoba berhasil diringkus personel Satres Narkoba Polrestabes Medan. Dari tangan mereka polisi menyita sembilan kilogram sabu-sabu.

Penangkapan terhadap para pelaku, dilakukan di kawasan Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Selasa (5/3). Yang pertama kali ditangkap adalah AY, 32, warga Aceh Utara.

“Kita menyita delapan kilogram sabu dari tangan AY,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto, Kamis (14/3) di Mapolrestabes Medan.

Penangkapan, katanya, dilakukan berdasarkan informasi yang diterima kepolisian. Mereka langsung melakukan penyelidikan. Ternyata informasi itu benar.

Sabu-sabu itu didapat di rumah pelaku di Perumahan Bumi Asri. Sabu disimpan di dalam sebuah koper. Menurut keterangan tersangka AY, barang bukti narkoba itu berasal dari Aceh.

Kepada polisi dia mengaku hanya berperan sebagai penjual dan penjaga narkotika shabu itu. “Pengakuannya barang itu milik MD dan AK. Keduanya warga Aceh dan masih diburu,” sebut Dadang.

Sedangkan penangkapan yang kedua, dilakukan pada hari Senin 11 Maret 2019 malam. Dalam penangkapan kedua ini, polisi meringkus ZR, 27, warga Dusun Ulim Baroh, Pidie Jaya. Barang bukti yang disita satu kilogram sabu.

“Dia ditangkap di loket Bus Sempati Star Jalan Sunggal. Sabu itu dibalut lakban warna hitam di dalam tas ransel tersangka,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman maksimal pidana mati dan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Editor           : Budi Warsito

Reporter      : Prayugo Utomo