Kurang dari 24 Jam, Temukan Dua Mayat

GONDANGLEGI – Kurang dari 24 jam, dimulai sejak Rabu (16/1) pukul 17.00 hingga kemarin (17/1) pukul 12.30, dua kabar kurang mengenakkan datang dari dua lokasi. Kabar pertama berembus dari Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi. Jelang petang, warga menemukan Sutrisno, warga Jalan Dahlia, Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, dalam keadaan tak bernyawa.

Mayat pria berusia 61 tahun tersebut ditemukan tewas di tengah-tengah kebun tebu. ”Dari hasil olah TKP dan evakuasi, di tubuhnya (korban) sama sekali tidak ada bekas tanda kekerasan. Diduga korban meninggal karena sakit, kemungkinan ada serangan jantung,” terang Kanitreskrim Polsek Gondanglegi Ipda Heriyani.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka. ”Keluarga korban juga sudah di TKP membenarkan kalau korban memiliki riwayat sakit,” sambung Heriyani. Kabar penemuan mayat kedua datang dari Dusun Tohjoyo, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, kemarin (17/1) pukul 12.30. Dialah Ahmad Subhan, warga Jalan Tumapel Barat II, Kelurahan Pagentan, yang ditemukan tak bernyawa.

Seutas tali masih mengikat lehernya. Pria berusia 41 tahun tersebut diketahui memilih bunuh diri di sebuah gubuk di kompleks persawahan warga. ”Korban bunuh diri dengan seutas sabuk berwarna hitam,” terang Kanitreskrim Polsek Singosari Iptu Supriyono. Tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuhnya. Diduga, korban depresi karena baru saja bercerai.

Pewarta               : Miftahul Huda
Copy Editor           : Dwi Lindawati
Penyunting           : Bayu Mulya
Fotografi              : Polsek Singosari