Kura-kura Berumur 344 Tahun Ini Mati di Nigeria

RADARMALANGID – Seekor kura-kura yang diklaim berumur 344 tahun dilaporkan mati di istana kerajaan Ogbomosho, Nigeria barat daya.

Dilansir dari AFP (10/10), pemilik kerajaan mengatakan, kura-kura bernama Alagba ini telah tinggal di istana selama berabad-abad. Toyin Ajamu, pembantu pribadi Raja Jimoh Oyewunmi juga menyebutkan bahwa Alagba mati setelah menderita penyakit dalam beberapa waktu belakangan.

“Alagba tinggal di istana selama berabad-abad. Kura-kura menjadi tuan rumah bagi banyak raja di Ogbomosi di masa lalu,” ungkap juru bicara istana.

Alagba disebut sebagai kura-kura tertua di Afrika. Pihak kerajaan pun memutuskan untuk menyimpan dan mengawetkan jasad Alagba.

Untuk merawat kura-kura ini semasa hidupnya, pihak kerajaan secara khusus mempekerjakan dua orang. Ajamu mengatakan kura-kura itu dibawa ke istana oleh penguasa ketiga, Isan Okumeyede pada ratusan tahun silam.



Kendati demikian, para ahli hewan meragukan kura-kura itu bisa mencapai umu 344 tahun. Yomi Agbato, dokter hewan yang berbasis di Lagos mengaku skeptis jika Alagba mampu bertahan hidup selama 344 tahun.

“Biasanya, rata-rata usia kura-kura sekitar 100 tahun. Saya ragu apabila Alagba bisa berumur sampai 344 tahun sebelum mati,” tandas Agbato.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Istimewa
Penyunting: Fia