Kuota Haji Kabupaten Naik 20 Persen

Meski pelaksanaan ibadah haji masih empat bulan lagi, persiapan keberangkatan ke Tanah Suci sudah dimulai. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang Imron memastikan tahun ini jumlah jamaah asal Malang mengalami kenaikan sebesar 20 persen.

Mulai Tahun Ini Jemaah Haji Wajib Ikut BPJS Kesehatan - JPNN.COM

KEPANJEN – Meski pelaksanaan ibadah haji masih empat bulan lagi, persiapan keberangkatan ke Tanah Suci sudah dimulai. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang Imron memastikan tahun ini jumlah jamaah asal Malang mengalami kenaikan sebesar 20 persen.

”Tahun ini, kuota haji Kabupaten Malang sebanyak 2.411 jamaah,” kata Imron saat dikonfirmasi kemarin (2/4). Jumlah ini bertambah 625 orang dari tahun lalu sebanyak 1.786 jamaah.

Adapun penambahan kuota tersebut, masih kata Imron, disebabkan banyaknya jumlah jamaah yang mendaftar untuk keberangkatan tahun 2018. ”Karena pendaftarnya banyak, jadi kuotanya juga ditambah,” terangnya. Mantan kepala kantor Kemenag Kota Malang itu menuturkan, beberapa dokumen persyaratan sudah mereka urus sejak jauh-jauh hari. ”Untuk paspor insya Allah sudah selesai 100 persen. Sekarang tinggal proses pengajuan untuk visa saja di Surabaya,” sambungnya.

Terkait kenaikan biaya pelunasan ibadah haji (BPIH), Imron menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih menanti ketetapan dari pusat. ”Dari pusat sudah disampaikan, tapi masih menunggu persetujuan dari DPR. Setelah ditetapkan, baru kami bisa melaksanakan pelunasan,” jelas Imron. Jika memang ketetapan dari Kemenag RI menentukan biaya haji 2018 naik, secara otomatis daerah juga akan mengikuti.

Sebelumnya, DPR RI bersama Kementerian Agama RI menyepakati BPIH pada 2018 naik menjadi Rp 35.235.602 dari tahun sebelumnya Rp 34.890.312. Kenaikan biaya tersebut di antaranya, dilakukan berdasarkan pertimbangan biaya living cost seperti biaya penginapan, transportasi, serta konsumsi jamaah selama melaksanakan ibadah haji.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kemenag telah melansir jadwal pelunasan biaya ibadah haji 2018. Tapi, keputusan presiden (kepres) berkenaan dengan kebijakan tersebut masih belum juga dikeluarkan. Dari jadwal yang telah disampaikan Kemenag, tahap pertama pelunasan BPIH dijadwalkan mulai dibuka hari ini (3/4) hingga 20 April 2018. Selanjutnya jika masih ada sisa kursi, tahap kedua pelunasan BPIH akan dibuka kembali. Untuk tahap kedua, yakni mulai 8–18 Mei mendatang.

Pewarta : Farik fajarwati
Penyunting : Ahmad Yani
Copy Editor : Dwi Lindawati