Kunjungi Kota Batu, Komisi V DPR RI Soroti Kemacetan

KOTA BATU – Pekerjaan rumah (PR) Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dalam mengatasi kemacetan ternyata masih panjang. Meninjau hal tersebut Komisi V DPR RI melakukan kunjungan ke Balai Kota Among Tani, Rabu (30/1).

Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis menyatakan jika dalam diskusinya bersama Wali Kota Batu dan jajaran Pemkot Batu masalah jalan yang paling disoroti. Sebagai kota wisata, ternyata Kota Batu tidak memiliki jalan nasional.

“Tadi saya meminta laporan kepada kepala balai jalan jatim kementrian PUPR, ternyata Kota Batu ini jalan nasional itu tidak termasuk di dalamnya. Tapi saya kira secara penanganan program jalan bisa berkaitan dengan jalan – jalan strategis untuk menuju kota, daerah wisata, perbatasan, dan yang lainnya,” ujarnya.

Karenanya, pihaknya akan menindaklanjuti berkaitan dengan kebutuhan utama di Kota Batu. Salah satunya dengan mendorong pembangunan infrastrukturnya.

“Kami akan mendorong informasi ini dan berkomitmen untk bersama – sama masyarakat Kota Batu supaya kemecetan yang selama ini terjadi bisa teratasi. Akan kita dorong fasilitas infrastrukturnya nanti, karena itu yang paling penting saat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan jika sebelumnya telah mengajukan kepada pemerintahan provinsi Jawa Timur mengenai pembangunan jembatan penghubung pengurai kemacetan. Namun hal tersebut belum bisa terealisasikan.

“Sebelumnya kami sudah sambat (mengeluhkan) tidak ada jalan nasional di Kota Batu yang ada jalan provinsi,” pungkasnya.

Pewarta: Arifina
Foto: Arifina
Penyunting : Fia