Kunjungan Wisman ke Solo

Kunjungan Wisman ke Solo

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo, jumlah wisman memang mengalami penurunan pada Desember 2017. Dibandingkan kunjungan pada November 2017. Jumlah wisman yang datang melalui Bandara Adi Soemarmo Solo pada Desember 2017 sebanyak 754 orang. Sedangkan di November sebanyak 771 orang.

”Terjadi penurunan sebesar 2,20 persen. Dari total 754 orang, wisman terbanyak masih diduduki Malaysia sebanyak 635 orang. Kemudian disusul dari Amerika, Belanda, Tiongkok, dan beberapa negara lainnya,” jelas Kepala BPS Kota Surakarta, R. Bagus Rahmat.

Ditambahkan Bagus, jika dilihat secara kumulatif dari 2016 ke 2017 wisman yang masuk ke Solo melalui Bandara Adi Soemarmo meningkat. Sebab kumulatif Januari-Desember 2016 tercata 3.679 wisman. Sedangkan kumulatif 2017 tercatat 7.088 wisman.

Potensi wisman datang ke Kota Bengawan sejatinya cukup besar. Bagus berharap dalam waktu dekat ada rute penerbangan mancanegara lagi. Setelah ditutupnya rute Solo-Malaysia, medio Januari lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta, Basuki Anggoro Hexa mengaku jumlah wisata asing maupun domestik tumbuh. Data ini dilihat melalui tamu menginap di hotel. Serta dari objek dan daya tarik wisata (ODTW) di Kota Solo. Pada 2017 tercatat 4.541.310 orang. Sedangan di 2016 tercatat 4.395.550 orang.

”Kami selalu berupaya meningkatkan jumlah wisatawan ke Solo. Selain menghimbau teman-teman PHRI, juga mengonsep event yang mampu menarik perhatian banyak orang. Kami juga sudah melalukan beberapa kerja sama dengan pelaku wisata asing untuk berkunjung. Bisa juga dipadukan dengan kegiatan MICE. Tentunya apa yang sudah kita miliki saat ini harus dimaksimalkan dengan baik,” beber Basuki.

(rs/bay/bay/JPR)