Kunjungan ke Repoeblik Telo, Republik Kepulauan Fiji Terkesan dengan Olahan Telo

Mr. Isaac grace saat mencoba minuman yang terbuat dari telo ungu@Endra/ MalangTODAY.net

MALANGTODAY.NET– PT Repoeblik Telo merupakan salah satu agribisnis terbesar di Jawa Timur yang menyediakan kebutuhan bahan baku hasil pertanian, pasca panen, penyediaan saprodi, pengolahan pasca panen dan pemasaran dari hulu hingga hilir, terutama
komoditas telo (ubi).

Berdiri sejak tahun 1999 dengan nama awal Terminal Agribisnis Sentra Pengembangan Agribisnis Terpadu (SPAT). Di tahun 2012 SPAT resmi berubah menjadi Repoeblik Telo. Selama kurang lebih 20 tahun, Repoeblik Telo mengenalkan potensi yang terpendam di dalam tanaman bernama latin Ipomoea batatas ini.

Kesuksesan Repoeblik Telo dalam menyulap olahan telo ungu menjadi berbagai macam produk turunan yang bernilai ekomomis sudah tidak dirgukan lagi. Berbagai penghargaan baik dalam negeri dan luar negeri sudah disabet.



Lantaran keberhasilannya ini, Repoeblik Telo mendapat perhatian dari berbagai pihak. Termasuk dari pihak asing, salah satunya dari pemerintah Republik Kepulauan Fiji yang berkunjung ke tempat produksi milik Repoeblik Telo di Dsn. Parerlegi, RT.03/RW.06, Purwodadi, Kec. Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (09/07/2019) kemarin.

Mr. isaac grace saat melihat bahan baku telo ungu@Endra/ MalangTODAY.net

Perwakilan Republik Kepulauan Fiji, Isaac Grace menjelaskan tujuan dari kunjungan ini untuk mencari tahu lokasi produksi, pekerja, kapasitas bangunan, dan juga teknologi yang dimiliki oleh Repoeblik Telo.

“Jadi tujuanku adalah datang dan belajar, untuk melihat, kelemahanya, apa saja yang SPAT punya, pelatihan yang mereka sediakan, kapasitas dan inovasi yang mereka punya, dan aku sudah melihat banyak hal yang bisa dipelajari hari ini, terimakasih,” terang Isaac.

“Pendekatan inovatif seperti memproduksi jus dari ubi manis, dan juga tepung dari ubi manis. itulah yang sebenarnya aku cari. Sebuah ide dan konsep yang bisa dibawa kembali ke VG (negara Republik Kepulauan Fiji; red) dimana aku berasal, dan VG dimana aku bekerja untuk mempertimbangkan dalam hal memperkuat kapasitas sosial ekonomi di level cross food,” lanjutnya.

Mr. isaac grace saat proses pengemasan kripik telo ungu (2)
Republik Kepulauan Fiji dibuat terkesan
Mr. isaac grace saat melihat mesin produksi di Repoeblik Telo@Endra/ MalangTODAY.net

Pria berkacamata ini mengaku kunjungan tersebut membuat dirinya terkesan. Terlebih Repoeblik Telo dibangun oleh Ir. Unggul Abinowo, MS, MBA dari nol hingga sebesar ini.

“Sangat mengesankan karena satu dari banyak pelajaran yangg saya dapatkan adalah kerja keras. Sejak didirikan tahun 1999 dari perusahan kecil dan sekarang tumbuh menjadi perusahan besar yang diakui oleh negara lain seperti Malaysia dan India,” ungkapnya.

Mr. isaac grace saat melihat lahan telo milik Repoeblik Telo@Endra/ MalangTODAY.net

Diakhir sesi wawancara, Isaac mengungkapkan rencananya kedepan sebagai langkah tindak lanjut dari kunjungan di Repoeblik Telo. Pihaknya akan mengirimkan beberapa orangnya untuk mendapat pelatihan eksklusif secara langsung dari trainer-trainer profesional dari Repoeblik Telo.

“Kegiatanku di akhir adalah untukmembuat laporan bersama dan dikirim ke VG. Dan saya berencana mengirim setidaknya 7 orang dan meminta pelatihan yang bisa kita agendakan entah akhir tahun ini atau awal tahun depan. Harapan dan targetku adalah setidaknya mengirim 7 orang untuk mendapat pelatihan 6 hari di sini,” tutupnya.

Foto bersama SPAT Repoeblik Telo dengan Perwakilan Republik Kepulauan Fiji@Endra/ MalangTODAY.net

Penulis: Endra Kurniawan
Editor : Bang Een