Kronologi Tabrakan Speedboat di Sungai Musi, 2 Tewas

Kronologi Tabrakan Speedboat di Sungai Musi, 2 Tewas

RADAR MALANG ONLINE – Polair Polda Sumsel terus menyelidiki tabrakan speedboat yang terjadi di Sungai Musi, Palembang, Sumsel. Pasalnya, dalam kejadian tabrakan tersebut menyebabkan dua orang menjadi korban jiwa.

“Ada 2 yang meninggal dan 2 lagi masih menghilang,” kata Dirpolair Polda Sumsel Kombes Pol Imam Thabrani saat dihubungi RADAR MALANG ONLINE, Rabu (30/5).

Ia menerangkan, berdasarkan informasi yang didapatkannya kejadian ini berawal saat speedboat 40 PK yang dikemudikan RH dari arah jalur 14 Banyuasin menuju tepian atau Dermaga Bekangdam, Palembang. Kemudian, speedboat 20 PK yang dikemudikan oleh DM dari Dermaga 16 Ilir Palembang menuju ke Dermaga 5 Ulu.

Speedboat kecil berukuran 20 PK ini berupaya untuk menyalip speedboat besar. Sedangkan speedboat besar tidak melihat bahwa ada speedboat kecil, sehingga terjadilah tabrakan. Kapal speedboat besar ini pun tenggelam.



“Mereka ini tabrakannya satu arah bukan dua arah berlawanan,” terangnya.

Speedboat besar 40 Pk ini membawa 25 penumpang, satu serang dan dua kernet. Sedangkan speedboat 20 Pk ini hanya membawa lima penumpang dan satu serang.

“Serang RH dan kernet Speedboat 40 Pk serta Serang speedboat 20 Pk yaitu DM sudah kami amankan dan akan kami periksa,” ujarnya.

Seperti diketahui, pengemudi speedboat di Sungai Musi mendadak dibuat heboh. Lantaran, dua speedboat besar tenggelam usai bertabrakan dengan speedboat kecil.

Kecelakaan ini terjadi di lalu lintas perairan Sungai Musi tepatnya dibawah Ampera. Dalam musibah tersebut dua dinyatakan hilang dan dua dinyatakan meninggal dunia.

Dua orang yang hilang yakni Abdul Hamid dan Zubaidah, sedangkan dua orang meninggal yakni Sukatmi dan Sumali.

(lim/JPC)