Kritisi Konstruksi Bangunan, Mahasiswa ITN Gelar Education of Civil Engineering ke-4

Seminar tentang konstruksi di ITN Malang

KOTA MALANG – Ruang aula Kampus I Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dipenuhi oleh puluhan mahasiswa yang antusias mengikuti lokakarya yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMS), Senin (11/3).

Kegiatan yang berlangsung santai itu turut menghadirkan Owner MST Group sekaligus Director Operation of PT. Tensindo Kreasi Nusantara, Catur Yudianto sebagai narasumber.

Bertajuk “Konstruksi Indonesia Melangkah ke Mada Depan Dengan Bangunan Beton Prategang”. Catur menyatakan jika praktik keilmuan beton prategang menjadi sangat penting untuk dipelajari.

Metode tersebut menjadi salah satu dasar untuk merancang bangunan jembatan. Terutama yang amat panjang. “Pemahaman ini sangat penting. Apalagi di luar negeri, pemerapan metode beton prategang ini sudah jauh dilakukan sebelum kita. Di kita (Indonesia) malah baru ramai akhir-akhir ini,” katanya.

Sehingga, ibarat jembatan tak hanya mengetahui bentuk jadinya. Tapi juga detail proses pembuatan. “Kegiatan ini sangat menarik untuk menambah wawasan ya, apalagi mereka pasti hanya dapat pelajaran ini di 2 sampai 4 semester saja,” tambahnya.



Sebagai informasi. Lokakarya ini turut menjadi rangkaian ‘Education Of Civil Engineering (ECIVE) 2018’ yang sudah digelar sejak bulan November 2018 lalu.

Event tahunan sejak 2015 ini juga mengadakan kompetisi beton nasional tingkat Perguruan Tinggi (PT) dan lomba menggambar teknis tingkat SMA/SMK.

“Untuk lomba beton temanya Inovatif dalam Perencanaan Beton Ringan Mutu Tinggi. Dan untuk lomba menggambar teknis tentang Inovasi Rumah Tinggal2 Lantai Konsep Green Building,” jelas Ketua Pelaksana Acara, Guruh Narendra Sukmana, mahasiswa semester 6 jurusan teknik sipil itu.

Ajang kompetisi ini juga banyak menarik perhatian peserta nasional. Antara lain, Universitas Bung Hatta, Padang. Politeknik Negeri Banyuwangi dan Universitas 11 Maret, Surakarta.

Pewarta : Feni Yusnia
Penyunting : Kholid Amrullah
Foto : Feni Yusnia