KPU Solo Sisihkan Honor untuk 'Pahlawan Demokrasi'

JawaPos.com – Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) banyak yang meninggal dan sakit. Hal itu membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo tergerak untuk memberikan santunan. Dana akan dihimpun dari honor para komisioner.

“Saya sudah menyampaikan imbauan kepada komisioner KPU agar menyisihkan setengah dari honor yang didapatkan untuk membantu KPPS yang meninggal dan sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit,” ungkap Komisioner Bidang Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Solo Kajad Pamuji Joko Waskito, Sabtu (27/4).

Penyisihan honor merupakan inisiatif KPU Solo sendiri. Terkait pengelolaannya akan dibahas lebih lanjut. Selain menyisihkan honor, Kajad juga mengusulkan kepada KPU RI terkait uang santunan bagi anggota KPPS yang meninggal dan sakit.

Saat ini, KPU Solo tengah melakukan pendataan terhadap anggota KPPS yang meninggal maupun yang masih menjalani perawatan. “Kami juga mengusulkan agar kawan-kawan petugas KPPS yang sakit maupun meninggal bisa mendapatkan uang santunan dari KPU Pusat. Kami masih berkoordinasi dengan KPU pusat,” kata Kajad.



Sekadar diketahui, sampai saat ini jumlah anggota KPPS di Solo yang meninggal dunia berjumlah tiga orang. Terbaru adalah Ketua KPPS di TPS 20 Nusukan Alex Robikson, 51. Alex meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga hari. Sebelumnya dua anggota KPPS lain yang meninggal yakni Suratin dan Pamuji Ruswandi.