KPU Pasang APK Paslon Sama Rata

Hiruk pikuk kampanye Pilwali Malang 2018 bakal dimulai hari ini (15/2). APK (alat peraga kampanye) tiga paslon (pasangan calon) dalam bentuk baliho dipasang di lima kecamatan di Kota Malang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melarang tim sukses paslon memasang baliho selain yang dibuat oleh penyelenggara pilwali. Pembahasan untuk pemasangan APK tersebut dibahas khusus di kantor KPU Kota Malang bersama LO (liaison officer) masing-masing paslon kemarin (14/2). Mereka membahas sejumlah aturan tentang pemasangan APK. Ada lima titik di masing-masing kecamatan yang dikoordinasikan untuk dipasangi baliho.

MALANG KOTA – Hiruk pikuk kampanye Pilwali Malang 2018 bakal dimulai hari ini (15/2). APK (alat peraga kampanye) tiga paslon (pasangan calon) dalam bentuk baliho dipasang di lima kecamatan di Kota Malang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melarang tim sukses paslon memasang baliho selain yang dibuat oleh penyelenggara pilwali.
Pembahasan untuk pemasangan APK tersebut dibahas khusus di kantor KPU Kota Malang bersama LO (liaison officer) masing-masing paslon kemarin (14/2). Mereka membahas sejumlah aturan tentang pemasangan APK. Ada lima titik di masing-masing kecamatan yang dikoordinasikan untuk dipasangi baliho.

Hasil koordinasi bersama antara timses paslon dan KPU Kota Malang juga menyangkut jalan mana saja yang akan dipasang APK. Misalnya, Jalan L.A. Sucipto yang sebelumnya tidak menjadi lokasi pemasangan APK, KPU diminta juga melakukan pememasangan di jalan tersebut.
Sejumlah jalan lain seperti Jalan Zainal Arifin, Jalan S. Supriadi, Jalan Raya Gadang, Jalan Raya Tlogomas, Jalan M.T. Haryono, dan Jalan Panjaitan juga boleh dipasang APK paslon yang dibuat KPU Kota Malang. Perubahan tersebut disetujui oleh masing-masing LO paslon.
Komisioner KPU Kota Malang Ashari Husen menyatakan, ada 5 lokasi di Kota Malang yang akan dipasang baliho paslon. ”Setiap kecamatan satu titik. Kota Malang kan lima kecamatan,” terangnya.

Pemasangan baliho paslon nantinya, kata dia, diletakkan di tempat strategis yang memudahkan masyarakat melihat calon pemimpin Kota Malang. Tentunya, kata Ashari, baliho dipasang secara adil dan setara. Yaitu, dalam satu tempat tersebut ada foto dan nama tiga paslon sekaligus. ”Sehingga, nanti sama rata. Tidak ada yang diuntungkan atau dirugikan,” bebernya.
Selain baliho, KPU Kota Malang juga akan memasang umbul-umbul dan spanduk. Dua jenis APK tersebut juga akan ditempatkan di titik-titik strategis agar memudahkan masyarakat mengetahui calon pemimpin Kota Malang. Pemasangan APK, lanjut dia, akan melibatkan masing-masing timses agar transparan.

Menurut Ashari, ada larangan yang harus dipatuhi dalam pemasangan APK paslon. Seperti, tidak diperbolehkan APK dipasang di atas trotoar jalan karena itu akan mengganggu pengguna jalan. ”Begitu juga di atas persil, harus ada izin dari pemilik,” pungkasnya.

Pewarta :Fajrus Shiddiq
Penyunting : Ahmad Yani
Copy Editor : Arief Rohman