Kota Malang Siap Ikut Sumbang Peningkatan Wisman

MALANG KOTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia pada tahun ini tengah menggencarkan promosi wisata ke kawasan Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika. Salah satu upaya Kemenpar dalam merealisasikan hal itu adalah dengan melakukan sosialisasi kepada para pelaku industri pariwisata yang ada di Provinsi Jawa Timur khususnya Kota Malang pada 5 Agustus dan 6 Agustus di Hotel Atria.

Beberapa perwakilan dari Kemenpar dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, menjadi pembicara dalam acara sosialisasi tersebut untuk memaparkan bagaimana sektor pelaku industri bisa berperan dalam menarik wisatawan dari empat kawasan tersebut.

Kepala Disbdupar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni atau yang akrab disapa Dayu memaparkan, sosialisasi ini sangat penting, karena sinergitas antara pemerintah dengan pelaku industri sangat efektif dalam mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung.

Pada tahun ini, lanjut Dayu target untuk wisman masuk ke Indonesia dari Kemenpar yakni 15 juta orang pada tahun ini sedangkan Provinsi Jawa Timur akan menargetkan 1 juta wisman pada tahun ini. Kota Malang sendiri, optimis jumlah wisman akan mengalami kenaikan, apalagi dengan adanya ekspansi ke empat wilayah tersebut. Disbudpar Kota Malang berharap prosentase kunjungan wisman bisa naik 10 persen dari tahun lalu.

“Kita optimis, karena pada saat sosialisasi tadi ketua Asita Malang Raya yang juga Ketua BPPD Kota Malang meminta Deputi Pemasaran ATTA Kemenpar agar mempromosikan Kota Malang,” ujar Dayu.



Berdasarkan data Disbudpar selama dua tahun terakhir ini terdapat peningkatkan jumlah wisatawan yang cukup signifikan. Pada tahun 2015 tercatat jumlah wisatawan domestik yang masuk ke Kota Malang berjumlah 3.290.067 sedangkan wisman sejumlah 8.265. Tahun 2016 lonjakan wisatawan ke Kota Malang tergolong signifikan karena jumlahnya naik menjadi 3.987.074 untuk wisatawan domestik dan 9.535 orang wisman.

Khusus untuk ekspansi ke kawasan Amerika dan Timur Tengah sudah dilakukan oleh para pelaku industri wisata Kota Malang ke kawasan Amerika dan Timur Tengah. 

“Kami berharap target wisman dan wisatawan domestik mengalami kenaikan. Target kita adalah sekitar 10 persen kenaikan dari tahun lalu,” tandasnya.

Terpisah, Wali Kota Malang, H. Moch Anton berharap jumlah wisatawan yang datang ke Kota Malang meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan pembangunan dan perbaikan infrastruktur selama beberapa tahun ini.

Pembangunan taman yang mengubah wajah kota ditambah dengan hadirnya kampung wisata, diharapkan mampu dimaksimalkan Disbudpar dalam rangka promosi wisata untuk mendongkrak jumlah wisatawan.

“Kenaikan jumlah wisatawan akan berimbas positif kepada kenaikan pendapatan daerah Kota Malang,” kata Abah Anton.

Sumber: Humas Pemkot Malang