Korban Puting Beliung Tak Ada yang Mengungsi, Begini Kondisinya

JawaPos.com – Masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi di Bogor, Kamis (6/12) lalu mulai memperbaiki rumahnya. Mereka diketahui tidak mengungsi sejak hari pertama kejadian.

“Tidak ada yang mengungsi. Masyarakat sejak kemarin langsung memperbaiki rumahnya yang rusak,” ujar Kepala Pusdatinmas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (9/12).

Berdasar data terakhir BNPB, Minggu (9/12), tercatat sekitar 1.200 rumah rusak akibat angin kencang itu. Selain melakukan perbaikan rumah, masyarakat dan tim BPBD Bogor juga membersihkan pohon-pohon yang tumbang.



“Pohon-pohon yang tumbang sudah dibersihkan. Data terakhir ada sekitar 1.200-an rumah rusak,” tutur dia.

Saat ini, pihaknya masih mengumpulkan laporan dampak kerusakan akibat bencana. Termasuk kerugian ekonomi juga masih diperhitungkan.

“Belum ada angka kerugian ekonomi akibat puting beliung. Saya masih minta laporan dampak kerusakan dari BPBD Kota Bogor,” pungkasnya.

Sebelumnya, angin puting beliung menerjang empat kelurahan di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor hingga porak poranda. Yakni Kelurahan Cipaku, Kelurahan Batutulis, Kelurahan Pamoyanan dan Kelurahan Lawanggintung.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang diketahui tewas bernama Enny Reno, 46. Enny tertimpa pohon di dalam mobilnya.

Adapun puting beliung menerjang Bogor sekitar pukul 15.00, ketika hujan deras mengguyur Kota Hujan tersebut. Awalnya angin puting beliung bergerak dari arah Cipaku.

(yes/JPC)