Korban Gusuran Jadi Jenderal Bintang 3

Marsdya Yuyu Sutisna: Korban Gusuran Jadi Jenderal Bintang 3 - JPNN.COM

Salam Komando Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (tengah) usai memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) dari Marsda TNl Abdul Muis kepada Marsda TNI Yuyu Sutisna di lapangan upacara Makohanudnas Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (28/2/2017). FOTO: Puspen TNI

jpnn.com, JAKARTA – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya Yuyu Sutisna cukup banyak menelan pil pahit sebelum berada di posisinya ini. Mulai dari rumah digusur, tak mengerti cara push up, sampai menjabat sebagai orang nomor dua di TNI AU.

Yuyu menceritakan kisah sampai dirinya seperti ini. Mulai lulus dari Akademi Angkatan Udara (AAU) pada 1986 sampai jenderal bintang tiga, Yuyu selalu memegang amanah dan bekerja secara profesional.

“Saya tidak mempunyai kekuatan lain selain profesionalisme sebagai militer. Apabila dipercaya untuk menduduki sebuah jabatan tentu saya akan berkerja sekuat tenaga untuk memajukan institusi angkatan udara menjadi angkatan udara yang profesional dan modern,” kata Yuyu saat ditemui di Jakarta, Kamis (14/12).



Yuyu memandang, apabila bekerja di luar jalur profesional, sebagai militer maka akan banyak masalah yang timbul. Yuyu meneladani dengan apa yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan juga Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang bekerja maksimal secara profesional dan penuh dengan inovasi.

“Beliau bekerja dengan pendiria beliau bukan dengan usulan atau intervensi orang lain, sehingga pekerjaan di seluruh Indonesia semua berhasil dan memuaskan bagi masyarakat,” kata Yuyu.

Yuyu sejak tamat AAU menerima pangkat Letnan Dua. Semua jabatan kemiliteran di matra udara pernah dijabatnya bahkan pernah menjabat sebagai panglima sebanyak tiga kali yaitu sebagai Pangkosekhanudnas 3, Pangkoopsau 1 dan Pangkohudnas.

“Jabatan saya cukup lengkap, dari bawah sejak Letnan Dua Perwira Penerbang, jadi kasi di Skadron pernah, Komandan Flight sebanyak kali, Kepala Seksi di Lanud, Komandan Skadron, Paban Madya di Kotama, Asisten Operasi Kohanudnas, Pangkosekhanudnas, Komandan Lanud, Kepala Staf Kotama, Waasops Kasau, Panglima Kotama sampai Wakil Kepala Staf Angkatan udara saya dapat,” ujar Yuyu.

Di samping itu, dia pernah menjabat Panglima Koopsau 1, Kepala Staf Koopsau 2, dan Panglima Kohanudnas. “Jabatan saya paling banyak di jalur operasi,” sebut Wakasau.