Kontrol Kesehatan Santri, Puskesmas Mojolangu Bentuk 2 Poskestren

KOTA MALANG – Pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) mengajarkan kemandirian santrinya jauh dengan orang tuanya. Terkadang tanpa orang tua di dekatnya, santri luput akan kesadaran kesehatannya sendiri.

Di wilayah Puskesmas Mojolangu sendiri, ada 2 ponpes yang menjadi pantauan. Yakni Ponpes Hidayatul Mubtadiin dan Ponpes Al-Muflihun Mubarak. Dari 2 Ponpes itu, Poskestren sementara baru berjalan di Ponles Hidayatul Mubtadiin.

Sedangkan di Ponpes Al-Muflihun Mubarak rencananya bakal diresmikan Poskestren pada 20 September. Untuk persiapannya, pagi ini (6/9) sebanyak 20 santri Ponpes Al-Muflihun Mubarak dibina di Aula Puskesmas Mojolangu.

“Ini merupakan tindak lanjut musyawarah bersama masyatakat. Alhamdulillah disana ini punya keinginan yang kuat bikin poskestren untuk kesehatan santrinya,” ujar Kepala Puskesmas Mojolangu, dr. Camelia Finda.

Dalam pembinaan tadi pagi, puluhan santri itu diajarkan bagaimana pola hidup sehat sesuai anjuran Germas. Mulai dari mengatur pola makan gizi seimbang hingga anjuran melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap harinya. Di akhir pembinaan, para santri itu juga diajak makan buah bersama.



“Kita lebih fokuskan pada sosialisasi mencegah penyakit tidak menular (PTM) dengan hidup sehat. Nanti saat peresmian Poskestren disana kita juga adakan gebyar PTM, ya pemeriksaan rutin aja kayak berat badan dan sebaginya,” kata Promosi Kesehatan Puskesmas Mojolangu, Wawat Watini.

Dengan adanya Poskestren, Puskesmas Mojolangu dapat memantau kesehatan terutama gizi santri. Apabila ada yang kurang, misalnya dari segi makanan kurang buah maka akan ada edukasi. Edukasi itu ditujukan untuk pihak yayasan Ponpes agar segera diperbaiki.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia