Konsumsi Ikan Warganya Rendah, Inilah yang Dilakukan Dinas Perikanan Kabupaten Malang

KABUPATEN MALANG – Kabupaten Malang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil ikan. Kabupaten Malang bahkan memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sendiri di Sendang Biru.

Sayangnya, hal itu tak serta merta membuat ikan menjadi komoditas yang paling banyak dikonsumsi warganya.

Sebaliknya, tingkat konsumsi ikan warga Kabupaten Malang masih jauh dari harapan. “Saat ini konsumsinya 28,3 kilogram per kapita per tahun. Itu jauh dari Provinsi Jawa Timur yang 34,6 kilogram per tahun dan nasional itu sudah 56 kilogram per kapita per tahun,” Kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Endang Retnowati.

Karena itulah, berbagai upaya dilakukan oleh dinas untuk meningkatkan konsumsi ikan warganya. Seperti sosialisasi gemar konsumsi ikan (Gemarikan) kepada 175 siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Kepanjen, hari ini (24/8).

“Iya harapannya bisa mendekati konsumsi per kapita Provinsi. Yakni 30 kilogram per kapita per tahunnya,” kata dia.



Bila konsumsi ikan meningkat, Atik-sapaan akrab Endang Retnowati percaya bahwa angka stunting pada anak bisa ditekan.

“Ikan kaya akan gizi. Jadi, ini juga bisa menghilangkan stunting di Kabupaten Malang. Untuk ini (menekan stunting), kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang,” tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, acara yang bertempat di lapangan parkir Kolam Renang Kanjuruhan ini merupakan agenda sosialisasi ke-6 Dinas Perikanan di tahun 2019 ini.

Selain sosialisasi kepada anak-anak, dalam acara bertajuk “Gemarikan tahun 2019” digelar pula kelas memasak olahan ikan bagi wali murid PAUD se kecamatan Kepanjen.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foro: Bob bimantara Leander
Editor : Indra M