Konsistensi Ma Chung Poles Jiwa Bisnis Mahasiswa

KABUPATEN – Diterapkan pemerintah pusat sejak 2011 lalu, Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) hingga kini terus diimplementasikan Universitas Ma Chung. Untuk menumbuhkan, mempertajam, dan membina semangat wirausaha para mahasiswanya, kemarin (12/12) mereka menggelar acara bertajuk ”Ma Chung Entrepreneur Day”. Acara itu merupakan pameran produk hasil mata kuliah kewirausahaan.

”Sengaja kami adakan acara ini bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Supaya greget, Harbolnas ini juga bisa memicu semangat mahasiswa untuk berwirausaha,” terang Koordinator Kegiatan sekaligus Kepala Bagian Pemasaran Universitas Ma Chung Melany Agustina. Dia menambahkan bila Universitas Ma Chung turut menyisipkan mata kuliah kewirausahaan pada mahasiswanya. Materi itu diberikan hingga enam semester.

Isinya mulai dari pembentukan pola pikir wirausaha, pengembangan produk, pengurusan izin usaha, legal aspek dalam usaha, pengemasan, hingga permodalan. ”Program itu merupakan perwujudan komitmen Universitas Ma Chung untuk menghasilkan pengusaha-pengusaha tangguh yang mampu berkarya secara nyata,” tambah Melany. Pada sesi talkshow, hadir sejumlah pembicara. Seperti Soedomo Mergonoto, salah satu alumnus SMA Ma Chung yang kini menjadi owner dari perusahaan Kopi Kapal Api.

Hadir pula Muchamad Edoo, owner dari Remap.id, Vauza Tamma Hijab, dan CEO dari Ezypay. Kedua pembicara itu mengangkat materi tentang bagaimana membangun bisnis di era digital. Dalam pemaparannya, Soedomo turut memberikan tip dalam membuka bisnis baru. ”Buka bisnis harus berusaha jadi market leader. Kalau tidak, bisa bangkrut. Jika sudah jadi market leader, harus aktif berinovasi,” kata Soedomo

Pewarta : Ren
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya