Kompetisi Business Plan Sumbang Medali Emas untuk UIN Malang di PIONIR IX

Tim uin juara kompetisi business plan di PIONIR IX

KOTA MALANG- UIN Malang dalam gelaran hari pertama PIONIR IX mendapat tambahan medali emas menjadi dua. Hal itu diketahui setelah keluarnya kontingen UIN Malang cabang Bussiness Plan, Muhammad Arif Setiawan, menjadi juara satu, Rabu (17/7).

Dalam pertandingan yang berlangsung selama dua hari itu, Arif, sapaan akrabnya menjelaskan, dirinya cukup sulit untuk mendapat medali emas tersebut.

“Saya sempat ada kendala di hari pertama. Posisi kedua kemarin itu di atas UIN Jogja,” tutur mahasiswa fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi ini.

Pasalnya, di hari pertama, imbuh mahasiswa asal Pontianak ini, ia tak menyebutkan laporan akuntansi yang ada dalam proposal bisnisnya, yakni “Naki-naki”, sebuah usaha dagang makanan olahan ikan patin.

“Iya gak disebutkan waktu itu, jadi itu kendalanya tapi untuk semua sudah bagus,” katanya.



Namun, pada hari kedua, ia menebus kesalahannya tersebut. Dengan dimentori oleh dosennya sendiri, Sri Andriani, SE, M.Si, Arif berhasil buat juri terpukau akan penjelasan rencana bisnisnya.

“Kalau kemarin kurang detail ya. Ini dari kesalahan kemarin saya coba revisi semuanya ke pembimbing saya. Dan ya alhamdulilah juara satu,” tutur Arif.

Selain Arif yang membanggakan UIN Malang dengan medali emasnya, ada juga nama Muhammad Said yang menyumbangkan medali perak untuk UIN Jogjakarta, dan Riski Sulaiman yang mendapatkan medali perunggu untuk UIN Bandung.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Info Pub UIN Malang