KM Santika Terbakar di Perairan Masalembu, Begini Nasib Penumpangnya

JawaPos.com – KM Santika Nusantara terbakar di perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (22/8) pukul 17.30 WIB. Kapal milik operator kapal Jembatan Nusantara ini berangkat dari pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Kepala Cabang PT Jembatan Nusantara Balikpapan Anto Mei Suryono membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, kapal ini mengangkut 111 penumpang dan 44 anak buah kapal (ABK).

Semua penumpang selamat setelah dievakuasi menggunakan kapal kecil atau skoci, serta kapal nelayan yang kebetulan melintas. Para penumpang tersebut dibawa ke Pulau Masalembu. “KM Santika Nusantara yang terbakar juga telah dievakuasi kembali ke pelabuhan Tanjung Priok, Surabaya,” katanya sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group), Jumat (23/8).

Menurut Anto, dugaan sementara penyebab kebakaran kapal berasal dari salah satu kendaraan truk. Namun, dirinya belum bisa memastikan muatan kendaraan tersebut.



KM Santika Nusantara berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pelabuhan Semayang mengangkut roda dua sebanyak 7 unit, mobil jenis city car 26 unit, truk sedang 16 unit, truk besar 37 unit, dan tronton 6 unit.

“Kapal terbakar dari kendaraan di kapal, cuma kita belum bisa pastikan muatanya apa karena di kapal fokus untuk memadamkan api, karena ada beberapa titik,” ujarnya.

Sejauh ini berdasarkan manivest penumpang belum ada data warga Balikpapan. Namun, ada seseorang yang melaporkan kejadian ini dari kota Samarinda. “Data manivest tidak ada warga Balikpapan, cuma semalam ada orang dari Samarinda yang sudah melapor. Tapi kami pastikan semua selamat,” tegasnya.

Untuk memudahkan keluarga penumpang mendapat informasi terbaru, PT Jembatan Nusantara telah berkordinasi dengan KSOP Balikpapan untuk membuka posko di kantor PT Jembatan Nusantara saja, yakni di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan atau seberang Masjid At-Taqwa Klandasan.

“Tadi kami sudah berkordinasi dengan KSOP soal posko informasi. Kami akan membuka posko tersebut di kantor kami saja,” ujarnya.