Klaten dan Boyolali Diguyur Hujan Abu

JawaPos.com – Gunung Merapi kembali mengeluarkan lava, Jumat (4/1) malam sekitar pukul 21.01 WIB. Guguran lava terpantau dengan amplitudo 70 mm selama150 detik. Jarak luncurnya mencapai lebih kurang 1,2 kilometer ke arah hulu kali Gendol. Kondisi ini membuat dua kabupaten sempat diguyur hujan abu tipis. Yakni, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten Bambang Giyanto mengungkapkan, sejumlah wilayah di Klaten mengalami hujan abu tipis. “Seperti di Kecamatan Kemalang. Kemudian tim reaksi cepat BPBD melakukan droping masker ke desa-desa yang dilaporkan terjadi hujan abu tipis,” ungkap Bambang kepada JawaPos.com, Sabtu (5/1).

Selain itu, BPBD juga melakukan assessment awal menyusul terjadinya guguran lava. Saat ini status Gunung Merapi adalah Waspada. Dengan begitu, kegiatan pendakian di Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan. Kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian.

Radius tiga kilometer dari puncak Merapi diminta untuk dikosongkan dari aktivitas penduduk. Warga diimbau agar tidak terpancing dengan isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di KRB III mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas gunung Merapi,” ucap Bambang.

Selain di wilayah Klaten, hujan abu tipis juga terjadi di wilayah Boyolali. Bahkan hujan abu sempat terjadi di wilayah Jemowo. “Hujan abu tipis ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan hanya berlangsung sekitar satu menit saja,” terang Kalakhar BPBD Boyolali Bambang Sinungharjo.

Editor      : Sofyan Cahyono
Reporter : Ari Purnomo