Kini Anak SD Bisa Belajar IPA Lebih Asyik Pakai Game Upin Buatan Mahasiswa Unikama

KOTA MALANG – Nilai Ujian Nasional mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam menurut Kemendikbud di rentang tahun 2016 sampai dengan tahun 2018 mengalami penurunan. Kemendikbud menyatakan bahwa pada tahun 2016 rata-ratanya mencapai 61,33, tahun 2017 sebesar 52, 69, dan tahun 2018 sebesar 49,1. Ternyata beberapa penyebab terjadinya kemerosotan nilai Ujian Nasional Ilmu Pengetahuan Alam tersebut adalah kurangnya motivasi dalam belajar Ilmu Pengetahuan Alam, sistem pembelajaran yang kurang menarik, dan ketergantungan siswa pada kemajuan teknologi seperti handphone.

Permasalahan tersebut, Mahasiswa Unikama lewat Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH) di tahun ini menciptakan kartu permainan yang diberi nama UPIN atau Uno Pintar, sebuah media pembelajaran sains siswa SD berbasis learn play implementation, yaitu sebuah inovasi media pembelajaran alternatif siswa SD kelas V dengan mempresentasikan efektifitas metode pembelajaran Learn, Play, Implementation.

“Terkadang di masa sekarang media pembelajaran itu kurang efektif karena monoton, maka kita punya ide ini,” ujar Benyamin Jemat, Mahasiswa Unikama jurusan Pendidikan Fisika angkatan 2017 salah satu penggagas program ini.

Program yang mendapat bimbingan langsung dari dosen Unikama, Chandra Sundaygara S.Pd. M.Pd, ini memberi solusi untuk siswa agar merangsang minat belajar mereka lewat permainan. Kartu UPIN ini berisi soal soal sains di tiap kartunya dan dapat dimanfaatkan kapan saja dan dimana saja oleh pengajar.



Selain Benyamin Jemat, Tiga Mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang lainnya termasuk Abdul Munib dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2017, serta Rohmah dari jurusan Pendidikan Fisika angkatan 2016.

Mereka ingin inovasi kartu berbasis learn, play, implementation ini dapat dimainkan dan mengurangi ketergantungan siswa terhadap teknologi handphone, menumbuhkan kompetensi siswa. “Juga dapat membantu guru pengajar dalam memberikan pemahaman mata pelajaran IPA melalui pembelajaran yang inovatif,” tutupnya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Humas Unikama
Penyunting: Fia