Khofifah Kepincut Agrowisata Instagramable di Banyuwangi

JawaPos.com – Banyuwangi Agro Expo yang digelar mulai hari ini (25/4), hingga 1 Mei tampaknya bakal menarik perhatian banyak orang. Sebab, expo yang memadukan pertanian dan pariwisata di atas lahan pertanian seluas 10,6 hektare itu sangat cantik dan instagramable. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah membuktikannya saat mengunjungi lokasi expo di Kecamatan Glagah, Rabu (24/4).

Khofifah yang mengenakan batik cokelat berjalan dengan santai bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa. Sejak menginjak lokasi expo, Khofifah tampak terpikat dengan pergola yang ditumbuhi labu golden mama berwarna oranye dan timun suri.

Khofifah juga mencicipi jeruk valencia lokal yang rasanya manis. Indahnya pemandangan membuat Khofifah tampak betah berlama-lama di lokasi yang berada di Desa Tamansuruh, kaki Gunung Ijen Banyuwangi itu. “Sangat cantic. Menyenangkan bisa berada di sini,” kata Khofifah.

Dia lantas menyusuri area yang dipenuhi aneka tanaman pangan, beragam bunga, dan hortikultura. Melihat hamparan bunga celosia, Khofifah langsung berfoto di tengah taman bunga yang berwarna-warni. “Tidak kalah dengan bunga tulip, indah sekali,” imbuh Khofifah.

Pasangan Emil Dardak dalam memimpin Jatim itu mengatakan, dirinya pernah melihat pameran pertanian di berbagai daerah di Indonesia. Namun, bagi Khofifah, di Banyuwangi adalah yang paling indah dan mempunyai konsep jelas.

“Saya sudah melihat banyak pameran pertanian dengan biaya yang besar. Tapi di sini sangat indah dengan biaya yang tidak besar,” katanya.

Jika biasanya pameran pertanian memboyong komoditas ke gedung, di Banyuwangi ajang pameran langsung digelar di lahan pertanian. Khofifah juga meminta secara khusus kepada Dinas Pertanian untuk dibuatkan pergola serupa di Surabaya.

“Saya minta dibuatkan seperti ini di Gedung Negara Grahadi di Surabaya. Nanti saya bisa mengajarkan para pelajar berkebun. Mau makan buah, makan sayur tinggal petik sendiri,” kata Khofifah.

Banyuwangi Agro Expo sendiri akan menampilkan kekayaan pertanian lokal yang menjadi atraksi menarik. Agro Expo memadukan pengembangan inovasi pertanian modern, edukasi sekaligus jadi destinasi wisata bagi masyarakat.

“Bagi Banyuwangi, setiap tempat adalah destinasi dan setiap aktivitas adalah atraksi. Lahan pertanian bisa menjadi destinasi wisata. Aktivitas bertani juga menjadi atraksi wisata,” papar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

“Kami ingin kegiatan agro expo ini bisa berkelanjutan menjadi destinasi pariwisata baru daerah. Jadi ini menjadi destinasi wisata baru di Banyuwangi. Lokasi baru ini cukup luas dan menawarkan pemandangan yang indah khas pegunungan. Bahkan kota Banyuwangi dan selat Bali juga terlihat, sangat pas untuk berwisata,” kata Anas.

Semua tanaman di lahan ini ditanam dari bibit hingga tumbuh besar bahkan berbuah sejak tiga bulan terakhir. “Di sini, kami ingin menunjukkan bahwa dengan cara tanam dengan teknik yang tepat, berkebun dan bercocok tanam itu bisa bisa dilakukan siapapun dan kapan pun,” tambah Anas.