Khofifah-Emil dapat Suntikan Moral dari Ketum PPP

Khofifah-Emil dapat Suntikan Moral dari Ketum PPP

Di daerah tersebut, pria yang biasa disapa Gus Rommy itu bertemu dengan petani kopi. Di hadapan petani kopi, Rommy berkaca pengalamannya sebagai ketua tim pemenangan Khofifah Indar Parawansa pada Pilkada 2008. Dia menyebut wilayah tapal kuda diakui jadi kelemahan mantan Mensos itu. Dengan hadir di daerah tersebut, dia berharap mampu menaikan elektabilitas dan meraih suara kemenangan 60 persen.

“2008 saya sebagai ketua pemenangan waktu itu, lumayan mendapatkan kekalahan di Tapal Kuda dan Madura,” ujar Gus Rommy di hadapan kelompok petani, Jumat (6/4).

Dalam kunjungan itu Rommy didampingi anggota Komisi II DPR Achmad Baidowi, Sekjen Ikatan Pengusaha NU Choirul Soleh Rasyid, Sekretaris DPW Norman Zein Nahdi, Anggota DPRD Jatim Fauzan.

Lebih jauh anggota Komisi bidang ekonomi di DPR itu mengatakan, dengan melakukan gerilya diharapkan mampu mengerek terus suara Khofifah-Emil.

Menurutnya, saat ini dalam berbagai survei pun Khofifah cenderung ada perbaikan elektabilitas. “Insya Allah dengan turun saat ini dan dukungan masyarakat bu Khofifah dapat kemenangan hari ini berdasarkan survei Khofifah naik hari ini sudah 50-50 persen mudah-mudahan akan naik,” imbuhnya.



Rommy menargetkan, akan memenangkan pasangan Khofifah-Emil 60 persen suara. Menurutnya, Khofifah memiliki modal besar saat menjadi Mensos agar bisa mengentaskan kemiskinan. Lebih lagi, Jawa Timur dia pandang butuh pemimpin yang tidak hanya baik di tingkat regional, namun juga tingkat nasional. “Insya Allah kalau tidak meleset 55-60 angka bu Khofifah secara provinsi,” tutupnya.

Perwakilan Petani Kopi Bondowoso Ahmmad Zaman menyatakan, perhatian pemprov Jatim terhadap pemberdayaan petani kopi untuk bisa meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, pihaknya berharap kedatangan Gus Rommy bisa menyampaikan aspirasi tersebut. “Jika Khofifah-Emil menang kami harapkan perhatian kepada petani kopi ditingkatkan,” tegasnya.


(iil/JPC)