Khofifah Dorong Bromo Masuk Proyek Strategis Nasional

Khofifah Indar Parawansa bersama relawan mengunjungi Gunung Bromo kemarin (15/3).

PROBOLINGGO – Jawa Timur memiliki kawasan wisata yang namanya sudah mendunia. Yakni, Wisata Gunung Bromo. Namun, masalah infrastruktur dan akses menuju kawasan wisata masih perlu diperhatikan lagi. Padahal, Gunung Bromo berpotensi menyumbang pemasukan kepada negara cukup besar.

Nah, dengan kondisi tersebut, calon gubernur (cagub) Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pembangunan infrastruktur kawasan wisata Gunung Bromo masuk proyek strategis nasional. Hal tersebut disampaikan Khofifah saat mengunjungi kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, kemarin (15/3).

Pernyataan Ketua Umum PP Muslimat itu sekaligus menjawab harapan para pelancong dan pemandu wisata di kawasan Bromo. Salah satu wisatawan adalah Saiful. Pelancong asal Jawa Barat tersebut berharap akses jalan menuju kawasan Bromo diperluas. Jadi, mobilitas kendaraan lebih mudah.

”Wisatanya sudah bagus. Mudah-mudahan nanti kalau jadi dipimpin Bu Khofifah semakin maju. Jalannya dibenerin,” ucap Saiful.

Senada dengan Saiful, Sugi, pemandu wisata sekaligus sopir mobil Jeep juga meminta hal yang sama. Infrastruktur jalan dinilai masih menjadi kendala wisatawan untuk datang. ”Jalan saja sih kendalanya,” keluh dia.



Aspirasi masyarakat tersebut menjadi masukan bagi Menteri Sosial 2014–2018 ini. Dia ingin menggagas promosi khusus wisata Bromo untuk menarik lebih banyak pelancong dari dalam maupun luar negeri.

”Saya ingin mengajak sebanyak-banyaknya wisatawan dari dalam dan luar negeri untuk menikmati indahnya Gunung Bromo. Saya melihat ada infrastruktur yang perlu ditambah. Musalanya mungkin harus lebih luas, tempat wudunya lebih luas. Kemudian MCK (tempat mandi, cuci, dan kakus)-nya harus lebih convenient (nyaman) karena di atas harus menaiki lebih tinggi lagi,” kata Khofifah.

Jika melihat perkembangan kawasan wisata, Khofifah menegaskan Bromo harus masuk proyek strategis pembangunan. Dengan begitu, pembangunan akan lebih menjadi prioritas. Kalau masuk proyek strategis nasional, akses pendukungnya itu akan menjadi koordinasi antara pemerintah pusat. Hari ini, imbuh calon gubernur nomor urut 1 ini, ada 9 proyek strategis nasional.

”Ini seharusnya masuk prioritas. Memang ini menjadi proyek strategis nasional. Termasuk infrastruktur akan menjadi satu paket,” pungkasnya.

Gagasan Khofifah tersebut bermaksud menciptakan wisata dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup di 51 titik potensi pariwisata Jawa Timur. Komitmen tersebut tertuang pada poin Jatim Harmoni. Dalam Nawa Bhakti Satya ke-9 itu disebutkan, pasangan Khofifah-Emil akan memaksimalkan potensi wisata Jawa Timur dengan menjaga Harmoni Sosial dan Alam.

Kemudian, terkait pembangunan wilayah Bromo masuk ke dalam daftar kerja Nawa Bhakti Satya Khofifah Emil dalam Jatim Akses. Nawa Bhakti tersebut, salah satunya memprioritaskan revitalisasi infrastruktur jalan lintas wilayah demi membangun akses untuk masyarakat desa pedalaman. Termasuk pembenahan Kawasan Lingkar Wilis, Lingkar Bromo.

Penyunting: Abdul Muntholib
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Tim Khofifah