KFC Resmikan Gerai Ke-700 di Solo

JawaPos.com – Tahun ini menjadi tonggak sejarah bagi KFC Indonesia, karena sudah memasuki usia ke-40 melayani konsumen Indonesia. Pada 5 Desember 2019 KFC Indonesia meresmikan gerai ke-700 di Kota Surakarta (Solo). Gerai yang beralamat di Jl Slamet Riyadi 128 tersebut merupakan gerai free-standing (gerai dengan bangunan sendiri) yang ke-9 di Solo.

Gerai ke-700 di Solo itu bukan seperti gerai KFC pada umumnya. Gerai tersebut memiliki konsep tematik budaya Jawa yang cukup kental. Tema Jawa tampak pada ornamen yang hadir di dalam gerai seperti wayang gunungan, sepeda onthel, dan signage-signage berbahasa Inggris yang dituliskan dalam bahasa aksara Jawa Hanacaraka. Nuansa Jawa dihadirkan karena KFC ingin menghormati peraturan dan budaya lokasi gerai serta ingin memperkenalkan budaya Solo.

KFC berkomitmen untuk terus melakukan ekspansi agar lebih dekat dengan konsumen hingga menjangkau seluruh daerah di Indonesia. Peresmian gerai ke-700 berkonsep tematik budaya Jawa itu bersamaan dengan perayaan 40 tahun KFC Indonesia yang mengusung tema ’’Tetap Original’’.

’’Kami memilih tema Jawa karena menyesuaikan dengan kebudayaan lokal Kota Solo yang lekat dengan budaya Jawa. Bahkan, Kota Solo juga memiliki semboyan The Spirit of Java yang mencerminkan Kota Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa,” ujar General Manager Marketing PT Fast Food Indonesia Tbk Hendra Yuniarto, Kamis (5/12).

Pihaknya merasa semboyan tersebut berkesinambungan dengan tema KFC, yakni ’’Tetap Original’’, yang secara konsisten menjaga kualitas produksi, penyajian produk, dan semangat berinovasi untuk Indonesia. ’’Di tengah keberagaman dan invasi budaya luar, kami ingin mengajak konsumen untuk turut mencintai kebudayaan Indonesia, khususnya budaya khas Jawa dan mendalami makna dari esensi-esensi budaya tersebut,” tuturnya.

Untuk itu, gerai baru KFC di Solo tersebut menampilkan ornamen-ornamen khas Jawa di bagian interior dan eksterior. Gerai itu juga memiliki fasilitas seperti gerai KFC lain, seperti drive-thru, ruang birthday party yang bisa disewa konsumen, KFC coffee, serta beroperasi selama 24 jam penuh.

Menjadi gerai dengan tema budaya membuat gerai baru di Solo tersebut berbeda dengan gerai KFC lain di seluruh Indonesia. Dengan ornamen budaya Jawa yang hangat dan klasik, KFC menawarkan suasana dan pengalaman santap yang berbeda tak seperti di restoran cepat saji lainnya.

Walaupun mengusung tema budaya Jawa, gerai tersebut tetap menggunakan esensi modern dengan sentuhan ornamen industrial di bagian interiornya serta desain Kolonel Sanders sebagai identitas utama KFC yang menghiasi dinding gerai. Suasana dan desain gerai yang ditawarkan KFC Slamet Riyadi, Solo, sangat lekat dengan karakteristik anak muda Indonesia. Namun, tak hanya untuk anak muda, KFC juga menyediakan arena bermain anak di gerai tersebut yang nyaman untuk keluarga.

’’Sesuai dengan visi dan misi KFC Indonesia, kami akan terus mengupayakan ekspansi jaringan restoran agar dapat hadir lebih dekat dengan konsumen, baik di kota-kota metropolitan yang sarat persaingan maupun kota-kota di daerah tingkat II,” ungkapnya.

KFC senantiasa memperkaya pengalaman bersantap dengan menyajikan menu yang nikmat dan berkualitas. ’’Selain itu, kami menjunjung tinggi kenyamanan konsumen dengan menghadirkan tempat bersantap yang bersuasana hangat, nyaman, dan terjaga kebersihannya,” kata Hendra.

Editor : Mohamad Nur Asikin