Ketua KY Serahkan 6 Calon Hakim Agung ke DPR RI

Ketua KY Serahkan 6 Calon Hakim Agung ke DPR RI - JPNN.com

Kamis, 28 November 2019 – 12:14 WIB

Ketua Komisi Yudisial, Dr. Jaja Ahmad menyerahkan nama-nama calon hakim Agung kepada Ketua DPR RI Puan Maharani di Ruang Ketua DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11). Foto: Friederich Batari/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA – Ketua Komisi Yudisial, Dr. Jaja Ahmad menyerahkan enam nama calon hakim Agung, 2 calon hakim ad hoc Tipikor pada Mahkamah Agung dan dua calon hakim ad hoc Hubungan Industrial pada Mahkamah Agung kepada Ketua DPR RI Puan Maharani di Ruang Ketua DPR RI, Lantai 3 Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11).

Dalam kesempatan itu, Ketua DPR RI didampingi Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin dan Ketua Komisi III DPR Herman Herry. Sementara Ketua KY didampingi Komisioner KY Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, Dr. Farid Wajdi, Dr. Joko Sasmito dan Sekjen KY Tubagus Rismunandar Ruhijat.

Menurut Ketua KY, enam calon hakim agung adalah Soesilo (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Banjarmasin untuk Kamar Pidana, Dwi Sugiarto (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Denpasar, untuk kamar Pidana; Rahmi Mulyati (Panitera Muda Perdata Khusus pada Mahkamah Agung RI, untuk kamar Perdata); H Busra (Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang H Busra, untuk Kamar Agama), Brigjen TNI Sugeng Sutrino (Hakim Militer Utama DILMILTAM, untuk Kamar Militer) dan Sartono (Wakil Ketua III Pengadilan Pajak Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kinerja Hakim, untuk kamar Tata Usaha Negara).

Selain itu, Ketua KY juga menyerahkan dua nama calon Hakim Ad Hoc Tipikor pada Mahkamah Agung yakni Dr. Agus Yunianto (Hakim Ad Hoc Tipikor Tingkat Pertama pada Pengadilan Negeri Surabaya) dan Ansori (Hakim Ad Hoc Tipikor Tingkat Banding Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah).

Sementara itu, dua Calon Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial pada Mahkamah Agung yaitu Dr. Willy Farianto (Advokat Farianto dan Darmanto Law Firm) dan Sugiyanto (Hakim Ad Hoc PHI pada Pengadilan Negeri Semarang).

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan calon hakim agung ini akan selanjutnya akan dilakukan proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI.(fri/jpnn)