Ketua KPU RI: Caleg Boleh Datangi Seminar-Seminar

MALANG KOTA – Calon legislatif (caleg) dilarang berkegiatan berbau kampanye di area lingkungan lembaga pendidikan dan tempat ibadah. Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman.

“Ya kan jelas, kampanye itu tidak boleh di lembaga pendidikan, tempat ibadah, kantor – kantor pemerintah, dan fasilitas – fasilitas negara. Tidak boleh memang,” ujarnya ditemui usai mengisi acara KPU Goes To Campus di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (15/10).

Arief menambahkan, jika kedatangan caleg ke tempat – tempat tersebut untuk mengisi seminar atau sekadar berdialog itu diperbolehkan. Kemasan isinya saja yang harus diperhatikan.

“Kalau mereka datang untuk seminar, dialog ya silahkan saja. Tapi begitu dalam dialog itu ada kampanye, itu langsung distop. Begitu dia ngomong pilih saya pilih saya? Kampanye itu, langsung saja di stop,” imbuhnya.


Lebih lanjut, ia memaparkan jika konteks yang diusung dalam seminar ataupun dialog mengenai pendidikan, perekonomian, bencana di Indonesia dan lain sebagainya itu sangat diperbolehkan. Selain itu silaturahmi juga disarankan untuk dilakukan.

“Tergantung kegiatannya dan isinya apa. Misalnya silaturahmi, tapi dalam silaturahmi ada pernyataan ‘jangan lupa pilih saya’ nah itu tidak boleh. Dan jangan juga memakai atribut kampanye ya, kaos yang ada simbol kampanye itu juga di larang harus di stop juga,” tandasnya.

Pewarta: Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Arifina