Ketua KPPS Kabupaten Karimun Meninggal Dunia

JawaPos.com – Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 05 Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Kepri, Achmad Adnan meninggal dunia pada Senin (22/4) sore. Laki-laki berusia 70 tahun ini, menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM Sani, Kabupaten Karimun.

“Kamis tanggal 18 dia sempat sakit dan muntah darah. Senin Tanggal 22 meninggal,” kata Komisioner KPU Kepulauan Riau (Kepri) Widiyono Agung, menjelaskan kronologi meninggalnya penyelenggara pemilu di wilayah kerjanya, Senin (22/4).

Agung melanjutkan, usia almarhum Adnan yang tidak lagi muda menjadi salah satu sebab. Selain itu, faktor kelelahan sebagai penyelenggara pemilu diduga menyebabkan Adnan meninggal. Terlebih lagi, sebelum dilarikan ke rumah sakit Adnan sempat mengalami muntah.

“Usianya memang sudah tidak muda lagi,” tutur Agung.

Tetap menjadi bagian penyelenggara pemilu di usia yang tidak muda lagi ini, lanjut Agung memang menjadi perhatian tersendiri. Di satu sisi, hal tersebut memperlihatkan semangat orangtua untuk terlibat langsung pada proses pemilu.

Sementara pada prosesnya, dibutuhkan juga stamina yang mumpuni. Apalagi model pemilu serentak seperti ini. Sedangkan aturan yang membatasi usia penyelenggara pemilu sendiri, hanya berada di batas minimal.

“Untuk batas maksimal usia bagi penyelenggara pemilu ini tidak ditentukan. Artinya mereka yang sudah berusia lanjut tetap bisa ikut, walaupun tentu harus memenuhi persyaratan lainnya,” jelasnya.

“Untuk jadi penyelenggara pemilu minimal usia 17 tahun, maksimal usianya tidak ada,” kata Agung lagi.

Mengantisipasi hal tersebut, Agung mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk mengawasi dan memastikan para penyelenggara pemilu berada dalam kondisi kesehatan yang optimal. Bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), baik itu di tingkat provinsi, maupun kabupaten kota di Kepri, KPU terus melakukan pemantauan.

Tidak hanya itu saja, tim dari Dokkes Polda Kepri juga ikut serta mengawasi kesehatan pihak yang bertanggungjawab atas lancarnya pelaksanaan pemilu ini. “Tim Dokkes ini memastikan para personil yang bertugas tetap sehat selama mereka mengamankan proses yang ada,” kata Agung lagi.