KOTA BATU – “Kita benar-benar kehilangan atlit terbaik,” ujar Ketua KONI Jatim, M. Nabil. Saat takziyah ke rumah duka Ardi Kurniawan, di Jalan Trunojoyo Gg. IV, Kota Batu. Kamis sore (4/10)

Pasalnya, ia mengakui jika Ardi merupakan sosok yang dianggap sangat luar biasa.

Mulai dari seabrek prestasi semasa hidupnya hingga kepribadiannya yang sangat baik dan santun.

“Ia bisa menjadi teladan untuk anak istri dan rekannya. Kita berduka yang sangat dalam karena kontribusi dia, menjadi pahlawan olahraga bagi kita,” imbuhnya dengan suara bergetar, bak menahan tangis.

Ditanya soal pemakaman Ardi, Nabil bersyukur karena saat ditemukan, jasadnya dengan mudah bisa langsung dapat teridentifikasi.

Sayangnya, memang harus disadari bahwa kondisi yang tidak memungkinkan. Membuat jasad pria yang kerap disapa “Gundul” itu tak bisa dikebumikan di kampung halaman.

“Kebetulan, posisinya yang kurang mendukung. Karena di sana sendiri kesulitan akan transportasi,” jelas Ketua harian KONI Jatim itu.

Tak hanya tangan kosong, kepada keluarga, atas nama KONI Jatim, Nabil memberikan santunan. Ia berharap uang tersebut bisa berguna meski tak seberapa.

Bahkan, ia berencana untuk mendatangkan tim psikolog untuk memberikan treatment kepada keluarga dan atlet yang selamat. Agar tidak terlalu lama berduka sekaligus lekas sembuh dari trauma.

“Bentuk apresiasi kita, nanti akan mengirimkan orang yang bisa berkomunikasi dengan temen-temen dan keluarga untuk membangun lagi kondisi psikis mereka agar tak berlarut-larut,” tutup Nabil.

Pewarta : Feni Yusnia
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer : Feni Yusnia