Ketika Cucu Soekarno Bicara soal Pendidikan Anak

JawaPos.com – Pembangunan karakter bagi anak tidak bisa serta-merta diharapkan dari sekolah semata. Diperlukan peran orang tua di rumah.

Untuk itu, politikus PDIP Puti Guntur Soekarno mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak di rumah. Peran aktif orang tua untuk melengkapi pendidikan formal yang didapat dari sekolah.

“Selain sarana dan prasarana, kurikukum mereka dalam masalah toleransi, pendidikan akhlak juga sangat penting” kata Puti Guntur Soekarno, dalam keteranganya, Jumat (2/8). Sebelumnya eks cawagub Jawa Timur itu mengunjungi sejumlah anak di TPST Bantargebang, Bekasi, Kamis (1/8).

Untuk membangun karakter dan akhlak, cucu Presiden Soekarno itu mengimbau orang tua untuk aktif memberikan contoh. Harapannya, anak-anak tidak hanya cerdas dalam akademis, tapi juga berprilaku santun dan berakhlak mulia.



“Jadi orang tua itu tidak melepas anak-anak di pendidikan formal saja. Pendidikan karakter dimulai dari keluarga,” tegas penasihat Yayasan Anak Masa Depan Indonesia (AMDI) itu.

Meski harus ada peran orang tua, Puti tetap meminta pemerintah memperhatikan prasarana dan sarana pendidikan anak.

Ketua Yayasan AMDI Clara Tampubolon menambahkan, kunjungan ke TPST Bantargebang itu bagian dari memperingati Hari Anak Nasional. “Kami berharap ada pemerataan pendidikan. Jangankan di wilayah Jawa, di Bantargebang saja masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan,” tutupnya.