Kerjasama STIKes WCH dengan Perusahaan Jepang Bakal Jadi Model Percontohan Kerjasama bagi Universitas Lain

Pimpinan STIKes WCH dan sejumlah pejabat Kemenristekdikti saat berada di Jepang

MALANG – Kerjasama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Husada (STIKes WCH) Malang dengan perusahaan penyedia jasa are worker asal Jepang, Green Life Co Ltd ini memang terbilang unik. Uniknya, bagaimana bisa kampus yang berlokasi di Jalan Sidotopo Kepanjen, Kabupaten Malang ini bisa dilirik oleh perusahaan yang berasal dari Jepang dan akhirnya melakukan Memorandum of Understanding (MoU) .

“Saat kita ke sana, sangat bagus ternyata fasilitas yang mereka milik, terus respons pejabat perusahaan di sana juga sangat positif. Intinya mereka memang ada dan serius dengan kerjasama ini,” ungkap Ketua STIKes WCH, Dr Tayubi Hariyanto SE MM yang didampingi Ketua I STIKes WCH, Yuyud Wahyudi yang beberapa hari yang lalu meninjau langsung ke Jepang.

Kerjasama antara perguruan tinggi, yang dalam hal ini adalah STIKes WCH dengan perusahaan asal Jepang, diakui Tayubi bisa jadi model bagi universitas lain untuk hal kerjasama. “Jadi STIKes WCH memang diakui Kemenristekdikti jadi satu satunya, dan ini berpotensi bisa jadi model awal kerjasama antara perguruan tinggi dengan perusahaan luar negeri,” ujar dia.

Menindaklanjuti hal ini, STIKes WCH juga bakal diundang langsung oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI pada bulan Maret mendatang di Jakarta.

“Nanti Insyaallah kita akan diundang oleh Kemenristekdikti bulan Maret, untuk tindak lanjut dari ini semua, bersama rektor perguruan tinggi seluruh Indonesia. Jadi memang bahwa kita ini model dan masih satu satunya yang mengembangkan dan menjalankan kerjasama semacam ini,” ungkap Tayubi.



Kerjasama ini rencananya akan disosialisasikan menjadi model percontohan kerjasama yang baik antara perguruan tinggi dengan perusahaan, khususnya perusahaan asal luar negeri.

Dalam kunjungannya ke Jepang kemarin, STIKes WCH ini memang turut mengajak beberapa orang untuk jadi saksi visitasi ini. Mereka meliputi Direktur Pembelajaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI, Dr. Paristiyanti Nurwardhani, Direktur Kelembagaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI, Dr. M Ridwan.

Ada juga dosen program Pascasarjana Universitas Indonesia, Dr. A. Hanief Saha Ghafur, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA Dosen Universitas Airlangga, Tini Surtiningsih, Ketua Desk Akreditasi Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama & Dosen Universitas Mataram, Prof Mansur Mashum.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting : Kholid Amrullah
Foto: STIKes WCH