Keriuhan Octoberfest Digelar Sebulan Penuh

KOTA BATU – Ingin menikmati serunya beragam tradisi dan budaya Jerman, tapi belum berkesempatan datang ke Negeri Panzer itu? Event Octoberfest yang digelar Museum Angkut, Kota Batu, ini boleh jadi menjadi pilihan menarik. Sebab, keriuhan festival tahunan yang biasa digelar di Kota Munchen, Jerman, ini dihadirkan di museum alat transportasi terbesar di Indonesia itu. Apalagi, Octoberfest itu bakal berlangsung satu bulan penuh.

”Octoberfest adalah perayaan orang Jerman. Sebagai festival setelah masa panen,” ungkap SPV Public Relation Museum AngkutNunuk Liantin, kemarin (7/10). Festival ini sudah menjadi sejarah bagi masyarakat Jerman. Di sini, festival dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Meski ada beberapa hal yang tidak dimasukkan, seperti pesta beer. ”Karena di sini adalah sarana edukasi dan kultur kita juga tidak seperti itu. Jadi, (minum beer) kami hilangkan,” ujarnya.

Meski demikian, Nunuk melanjutkan, Octoberfest tidak kalah menarik. ”Yang kami angkat di sini adalah baju Scandinavia serta ornamen yang kental dengan budaya mereka,” ungkap dia. Para peserta yang sudah terlatih itu menari ala budaya daratan Eropa tersebut. Mereka menari di depan area ”Buckingham Palace” yang menjadi spot menarik di Museum Angkut yang dibuat mirip Istana Ratu Inggris di London.

”Para pengunjung yang ingin mengabadikan momen ini atau yang ikut berpartisipasi bisa langsung ikut,” ungkap Nunuk. Octoberfest ini, dia melanjutkan, memang diharapkan bisa memberikan edukasi pada pengunjung. ”Mungkin ada yang belum pernah ke Jerman atau ingin ke Jerman, namun hanya punya waktu sedikit, bisa datang ke sini,” ungkapnya. Nunuk melanjutkan, festival ini berlangsung sejak 1 Oktober sampai 31 Oktober.

Pewarta: Aris Dwi
Copy editor: Amalia Safitri
Penyunting: Ahmat Yani
Fotografer: Bayu Eka Novanta