MALANG KOTA – Kota Malang boleh berbangga. Karena, di kota ini jumlah sekolah Adiwiyatanya terbanyak di Indonesia. Tahun ini, sebanyak 173 sekolah (SD dan SMP) di Kota Malang sudah berstatus sekolah Adiwiyata.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM menyatakan, setiap tahun Kota Malang selalu mengalami peningkatan. Bahkan, tahun ini Kota Malang adalah satu-satunya di Indonesia dengan peserta terbanyak. Jumlah 173 tersebut adalah gabungan dari sekolah Adiwiyata tingkat kota, provinsi, nasional, dan mandiri.

”Ini meningkat jauh dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau lima tahun lalu, mungkin per jenjang paling banyak cuma tiga sekolah yang sudah berstatus Adiwiyata,” imbuh Ida, sapaan akrabnya, dalam acara Penganugerahan Green School Festival di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang kemarin (25/11).

Zubaidah menambahkan, sejak 2014, partisipasi sekolah Adiwiyata meningkat drastis. Tahun 2014 ada 58 sekolah, tahun 2015 ada 89 sekolah, 2016 ada 128 sekolah, dan tahun ini ada 173 sekolah.

”Ini memang sudah jadi komitmen Kota Malang. Pengennya itu semua sekolah bagus. Jadi, harus merata yang berstatus Adiwiyata,” katanya.

Tahun ini, sekolah yang melaju ke kompetisi Adiwiyata nasional juga meningkat. Tahun lalu, 11 sekolah yang lolos verifikasi. Pada tahun ini, jumlahnya meningkat jadi 18. Perinciannya antara lain, SMPN 1, SMPN 3, SMPN 11, SMPN 13, SMPN 19, SMPN 20, SMPN 21, dan SMP Plus Al-Kautsar untuk sekolah pada jenjang SMP, dan SDN Lowokwaru 2, SDN Model Tlogowaru, SDN Polehan 2, SDN Bunulrejo 1, SDN Arjosari 1, SDN Blimbing 3, SDN Pandanwangi 3, SDN Percobaan 2, SDN Purwodadi 1, dan SD Insan Amanah untuk jenjang SD.

Sementara itu, menurut Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Malang Siti Ratnawati SH MPd, untuk menjaga semangat sekolah Adiwiyata memang membutuhkan usaha ekstra.

”Kalau sekolah bersih, sekolah indah, itu sudah banyak yang begitu. Tapi, bagaimana caranya supaya masuk di kurikulum,” katanya kemarin.

Dia menambahkan, untuk menjadi sekolah Adiwiyata, yang diutamakan adalah integrasi pendidikan lingkungan dalam pembelajarannya. Kualitas sekolah Adiwiyata yang ada di Malang juga dianggap sangat bagus.

”Ini terlihat dari sekolah Adiwiyata di Malang yang sudah bisa membina sekolah di luar Kota Malang,” imbuhnya.

Seperti diketahui, jika sekolah sudah menyandang status Adiwiyata, maka harus merekrut sekolah yang non Adiwiyata untuk dibina dan dibimbing.

Pewarta: Tabita Makitan
Penyunting: Kholid Amrullah
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Rubianto