Kepala BKN Ingin Gaji Pokok PNS Dinaikkan Lagi, ini Jawaban Kemenkeu

JawaPos.com – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria mengeluhkan soal gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih tergerus inflasi. Ia pun berharap pemerintah kembali menaikkan gaji pokok PNS pada tahun depan.

Menanggapi keluhan Kepala BKN, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolasi menyampaikan, sejauh ini pemerintah belum berencana menaikkan gaji PNS pada 2020. Hal itu sesuai dengan pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembacaan nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBN) 2020, Jumat (16/8).

Dalam kesempatan itu, Jokowi tak merencanakan adanya kenaikan gaji PNS pada tahun depan. “Dari Pemerintah sudah jelas kebijakannya, seperti yang disampaikan Presiden (Jokowi) pada pidato 16 Agustus 2019,” kata Askolani kepada JawaPos.com, Selasa (20/8).

Lebih lanjut Askolani menjelaskan, penyesuaian gaji pokok PNS pada 16 April lalu telah mempertimbangkan belanja pegawai tahun depan. Sehingga, ia memastikan gaji pokok PNS pada 2020 tidak akan mengalami penurunan, tetapi juga tidak akan dinaikkan lagi.



“Kebijakan kenaikan gaji pokok dan pensiun pokok tahun 2019 menjadi basis perhitungan belanja pegawai di tahun 2020,” jelasnya.

Kendati begitu, Askolani menegaskan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan. Misalnya, dengan tetap mempertahankan pemberian gaji ke-13, dana pensiun, serta tunjangan hari raya (THR) bagi ASN pemerintahan dan pensiunan. Selain itu, lanjut Askolani, pemerintah juga akan menggunakan anggaran untuk perbaikan sejumlah birokrasi di pemerintahan.

“Kami juga mendukung langkah perbaikan/peningkatan reformasi birokrasi aparatur pemerintah di K/L (Kementerian/Lembaga) yang dilakukan pemerintah setiap tahun untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria berharap, pemerintah kembali menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun depan. Menurut Bima, gaji pokok PNS sejauh ini masih tergerus inflasi.

“Kalau saya sih secara pribadi sebagai kepala BKN dan Sekjen Korpri (Korps Pegawai Negeri Indonesia) itu lebih memilih, ini kan ada inflasi ya. Mungkin kalau pemerintah bisa menutup gaji pokok PNS yang tergerus inflasi akan lebih baik,” kata Bima di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (19/8).

Bima mengklaim, harapannya itu juga merupakan mayoritas aspirasi yang sering diucapkan oleh PNS. Bima menginginkan, kenaikan gaji PNS nantinya disesuaikan dengan tingginya inflasi Indonesia saat ini. Namun, katanya, permintaan ini sekadar aspirasi saja.

“Kami sebagai abdi negara juga harus memahami beban fiskal yang ditanggung negara, pajaknya seperti apa, dan perubahan-perubahan seperti apa. Kami lebih mendahulukan masyarakat lah dari pada PNS sendiri,” tukasnya.