Sejumlah driver ojek online menunggu di depan gerbang UB

KOTA MALANG – Beberapa driver ojek online, terlihat ngetem bersama di depan Gerbang Universitas Brawijaya (UB), tepatnya Jalan Veteran, Kota Malang. Mereka ada yang menanti orderan, ada juga yang sudah menunggu customer.

Menurut Driver Gojek, Maryadi, 43, kebijakan baru memang sudah disosialisasikan sebelumnya pada para diver. Ia bahkan tak masalah jika memang batas mengantar customer cukup di depan pintu gerbang.

“Ya kalau kita nggak masalah, enaknya karena ga perlu muter-muter buat jemput,” katanya

Hal serupa juga dikatakan oleh Edo Siente, driver Grab yang juga asli Nusa Tenggara Timur (NTT). Hanya saya, Edo mengaku kerepotan saat harus mengantarkan pesanan makanan.

“Ini saya dikomplain karena mau anter makanan buat tamu dosen katanya, tapi malah nggak dibolehin masuk,” ujar dia

Sementara itu, Sahnas, 23, mengaku tidak keberatan dengan kebijakan tersebut. “Saya tadi naik bisnya, enak kok. Banyak yang kosong,” papar nya

Mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik ini justru mengimbau agar mahasiswa yang memang tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk berangkat lebih awal dari biasanya.

“Berangkatnya lebih awal aja, karena bisnya nggak mungkin kenceng juga did alam kampus,” tandasnya

Diketahui, kampus UB ini baru saja memberlakukan aturan seluruh kendaraan yang masuk kampus wajib berstiker. Khususnya, untuk mahasiswa, dosen dan karyawan. Sementara untuk tamu, akam mendapatkan kartu identitas untuk izin masuk sementara.

Untuk mempermudah mobilitas warga kampus, UB juga sudah menyediakan tiga armada minibus yang dengan jalur yang berbeda di seluruh penjuru kampus tersebut sehingga diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Pewarta : Feni Yusnia
Penyunting : Kholid Amrullah
Foto : Feni Yusnia