Kenal Satu Bulan, Dicabuli 

Kenal Satu Bulan, Dicabuli 

Wakapolres Bojonegoro, Kompol Dodon Priyambodo menjelaskan,  pelaku melakukan bujuk rayu sekaligus ancaman kekerasan agar bisa menyetubuhi AG.

Setelah terjadi persetubuhan tersebut, korban tidak langsung menceritakan peristiwa tersebut kepada orang tuanya.

“Korban baru berani cerita orang tuanya pada Rabu, 20 Desember 2017 silam,” tuturnya. Orang tua korban pun melaporkan peristiwa tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku dan pada Jumat (12/1) sekitar pukul 12.00, petugas mengetahui keberadaan pelaku.

Sehingga petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.



“Pelaku ditangkap di rumahnya wilayah Kecamatan Dander,” tuturnya.

Adapun pengakuan korban, ancaman kekerasan yang dilontarkan oleh pelaku adalah kalimat ‘Ayo ndang dibuka, ko tak jotosi’ (ayo segera dibuka, nanti kamu tak pukuli, Red).

Sementara itu, pelaku mengaku baru mengenal korban selama satu bulan melalui grup WhatsApp dan sudah pernah berhubungan suami istri dengan korban sebanyak tiga kali di kos-kosan.

Saat ini, pelaku dan satu barang bukti telah diamankan di Mapolres Bojonegoro untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Atas perbuatannya, pelaku disangka telah melanggar Pasal 81 Ayat 1 dan 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Pelaku diancam dengan pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun,” pungkasnya. 

(bj/gas/nas/bet/JPR)