Kementan Sampaikan Selamat pada Dirjen FAO Terpilih

Kementan Sampaikan Selamat pada Dirjen FAO Terpilih - JPNN.COM

jpnn.com, ROMA – Indonesia menyampaikan selamat kepada Qu Dongyu, Wakil Menteri Pertanian Republik Rakyat Tiongkok (RTT) yang terpilihb sebagai Direktur Jenderal (DG) Food and Agriculture Organisation (FAO) periode 2019 – 2023.

Terpilihnya Qu Dongyu ini memberikan semangat tersendiri bagi Indonesia untuk lebih berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan dunia. Qu Dongyu merupakan orang Asia kedua yang berhasil menempati posisi tinggi di FAO atau Badan PBB yang bertanggung jawab atas pangan dan pertanian dunia.

Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Momon Rusmono mengucapkan selamat kepada DG FAO terpilih yang merupakan wakil dari region Asia. RRT sebagai negara asal Qu Dongyu memiliki kesamaan karakteristik dengan Indonesia sebagai negara berkembang dan berbasis pertanian. Kesamaan tersebut diharapkan dapat berimplikasi pada peningkatan kerja sama dan dukungan terhadap pembangunan pertanian Indonesia.

BACA JUGA: Kementan Mereplikasi TTIC di Daerah untuk Stabilisasi Harga Pangan



“Pemilihan DG FAO yang baru, diharapkan dapat memperkuat dukungan dan harmonisasi program FAO melalui Kantor Regional dalam mengatasi isu ketahanan pangan nasional negara anggota, serta fasilitasi upaya global dalam mengatasi tantangan akses pasar untuk komoditas pertanian negara berkembang” ungkap Momon dalam pertemuan Kelompok Negara Asia sebelum pemilihan Dirjen FAO berlangsung di Kantor Pusat FAO, Roma.

Dalam pertemuan empat tahunan tersebut, Qo Dongyu resmi menggantikan Graziano da Silva (Dirjen FAO Periode 2012-2019), setelah ia berhasil mengalahkan kandidat dari Prancis dan Georgia dengan mendapatkan 108 suara dari 192 Negara Anggota FAO yang hadir.

Pria yang menjadi Wakil Menteri Tiongkok sejak tahun 2015 ini, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam proses pemilihan.

Qu Dongyu dalam sambutan kemenangannya menyatakan akan selalu berkomitmen untuk menjalankan mandat organisasi, dan membantu negara anggota dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan pembangunan sektor pertanian.