Kemenangan Besar Singo Edan

KABUPATEN – Arema FC menyelesaikan pertandingan ketujuh Liga 1 dengan hasil yang memuaskan. Dengan dukungan Aremania, Singo Edan yang bertanding di Stadion Kanjuruhan tadi malam (16/7) itu melibas Badak Lampung dengan skor 4-1. Hasil ini menjadi kemenangan besar bagi Arema FC selama di Liga 1 2019.

Dengan kemenangan ini, Arema mengemas 12 poin dan berada di urutan 7 klasemen sementara. Naik tiga tingkat dari urutan sebelumnya di peringkat 10.

Sedangkan Badak Lampung terpaksa turun dari peringkat 11 ke 12 klasemen sementara. Gol Arema dicetak Makan Konate di menit ke-5, 23, dan 78. Juga dicetak Sylvano Comvalius di menit ke-72.

Pada babak pertama Arema unggul 2-1. Singo Edan yang tampil menekan membuat gol cepat Makan Konate di menit ke-5 menggetarkan gawang Badak Lampung. Unggul 1-0 membuat Comvalius dan kawan-kawan makin percaya diri.

Lini pertahanan Badak Lampung beberapa kali dibuat kocar-kacir. Pada menit ke-23, Singo Edan menggandakan keunggulan. Aksi solo Konate dari tengah lapangan membobol kembali gawang Daryono.



Tertinggal 2-0, Laskar Saburai Badak Lampung mencoba mengimbangi agresivitas Arema. Comvalius yang asyik membawa bola kecolongan. Bola direbut dari kaki pemain asal Belanda itu dan Badak Lampung langsung melakukan serangan balik.

Striker Badak Lampung Talaohu Abdul Mushafry memperkecil ketertinggalannya di menit ke-29. Tendangan pemain asal Ternate gagal diantisipasi Utam Rusdiana. Hasil 2-1 berakhir sampai turun minum babak pertama.

Di babak kedua, Badak Lampung coba memberikan tekanan. Namun, upaya tim yang dulu bernama Perseru Serui itu hanya bertahan sekitar 10 menit. Tekanan Laskar Saburai mulai melemah. Celah ini yang dimanfaatkan Hendro Siswanto dkk.

Di menit ke-71, Comvalius menebus kesalahannya di babak pertama. Mantan top scorer Liga 1 2017 bersama Bali United itu membobol gawang Daryono. Unggul 3-1 membuat arek-arek Malang semakin bersemangat. Apalagi lawan tidak bisa mengembangkan permainan.

Arema menambah keunggulan kembali di menit ke-78. Tendangan bebas Konate gagal diantisipasi Daryono dan membawa Arema unggul 4-1. Hasil ini tidak berubah sampai pertandingan usai.

Pelatih Arema FC Milomir Seslija mengatakan, ini bukanlah pertandingan yang mudah. Sebab, Hamka Hamzah dkk hanya punya waktu recovery yang singkat.

Usai tandang dan mengalahkan Semen Padang (12/7) dan tadi malam (16/7) harus bermain lagi. Namun, dia melanjutkan, Arema bermain bagus melawan Badak Lampung.

”Tim melakukan analisis yang bagus sehingga pada babak pertama melakukan pressing ketat dan mencetak dua gol yang bagus,” kata pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu.

Menurut dia, selama 90 menit pertandingan Laskar Saburai hanya punya satu kesempatan. Namun, itu bisa dikonversi menjadi gol. ”Itu menjadi kesalahan yang membuat kami kebobolan,” ungkap mantan pelatih Madura United tersebut.

Di babak kedua, Milo menjelaskan, Arema lebih banyak peluang. Jadi, bisa menambah dua gol lagi. ”Saya selalu berharap kalau dalam latihan bagus, di pertandingkan muncul. Tidak mudah mendapatkan 9 poin dalam tiga pertandingan,” kata dia.

Penampilan Arema yang bagus ini tidak lepas dari impresifnya Makan Konate. Pemain asal Mali itu mencetak hat-trick. ”Alhamdulillah, dapat hasil bagus malam ini. Dan target pertama tiga poin dan ini hat-trick pertama saya juga,” ungkap dia.

Dengan trigol ini, Konate sejajar dengan Dedik Setiawan mengemas lima gol dalam enam pertandingan. Bagi dia, gol ini dipersembahkan untuk sang istri. ”Ini saya persembahkan pada istri yang selalu support saya.

Sebelum pertandingan kasih semangat saya terus. Saya janji dengan dia kalau saya cetak gol akan sujud pada Tuhan,” kata mantan pemain Persib Bandung itu.

Menurut dia, bukan berapa gol yang penting. ”Saya bukan striker. Saya selalu bantu teman-teman. Kalau ada peluang, saya kasih ke Dedik maupun Sylvano. Tidak cetak gol tidak apa, targetnya tim menang tiga poin.

Siapa pun yang mencetak gol, apa Hendro, Hamka, Arthur bisa cetak gol tidak apa-apa. Penting tiga poin saja,” pungkas Konate.

Sementara itu, pelatih Perseru Badak Lampung FC Jan Saragih mengatakan, kegagalan ini sangat mengecewakan. ”Tapi, kami tidak bisa memikirkan game ini. Kami hadapi game Minggu depan lawan Borneo FC,” kata dia.

Menurut dia, Arema memang bermain bagus. ”Saya kira Arema bisa eksekusi dan manfaatkan peluang dan mengonversikan menjadi gol.

Kami gagal me-maintance bola dan banyak melakukan transisi. Ketika banyak menyerang, terlalu banyak transisi defense yang membuat kami kewalahan ketika Arema melakukan serangan balik,” tandasnya.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Mahmudan