Kembali ke Jalur Juara

MALANG KOTA – Memang, masih terlalu dini bicara soal kans juara. Tapi, kemenangan yang diraih di Stadion Gajayana kemarin sore (4/7) membuat Arema FC kembali ke jalur juara. Apalagi, kemenangan ini diraih atas tim yang pernah empat kali menjuarai liga: Persipura Jayapura.

Tak sekadar menang, Arema FC juga mampu memperagakan permainan yang atraktif dan menghibur. Bahkan, baru tujuh menit laga berjalan, Arema FC sudah mampu unggul lewat gol Makan Konate.

Gol ini berawal dari aksi Sylvano Comvalius. Bermain sebagai penyerang sayap, Sylvano berhasil menembus pertahanan Persipura.

Striker berkewarganegaraan Belanda itu lantas mengecoh kiper Dede Sulaeman, sebelum kemudian melepaskan tembakan ke arah gawang Persipura. Bola yang hampir melewati garis gawang itu sempat coba dibuang oleh bek Persipura.

Namun, bola rebound malah jatuh tepat ke kaki Makan Konate. Tanpa ragu, Konate langsung menyambar bola itu.

Peran Comvalius sebagai penyerang sayap kembali terlihat pada menit ke-20. Kali ini Comvalius yang bergerak di tengah melepaskan umpan terobosan kepada Dedik Setiawan.

Dengan kecepatannya, Dedik berlari meninggalkan pemain belakang Persipura, sebelum kemudian membobol gawang Dede Sulaeman. Keunggulan 2-0 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, pertandingan berjalan lebih ketat. Mutiara Hitam–julukan Persipura– mulai memberikan perlawanan berarti bagi Arema FC.

Tapi, lagi-lagi, lewat Comvalius, Arema FC mampu menambah keunggulannya atas Persipura. Bukan gol, tapi assist.

Eks striker Bali United itu berlari di sisi kiri pertahanan Persipura. Comvalius lantas mengirim umpan kepada Dedik Setiawan yang bergerak bebas di depan mulut gawang. Dengan satu sentuhan, Dedik mampu menceploskan bola ke gawang Persipura.

Ini menjadi gol keempat Dedik di Liga 1 musim ini. Membuatnya berada di daftar teratas top scorer sementara Liga 1. Bersanding dengan pemain Bhayangkara FC, Flavio Beck Junior, yang juga telah mengemas empat gol.

Unggul 3-0 tak lantas membuat Arema FC bisa bersantai. Sebab, setelah gol kedua Dedik itu, Persipura tampil lebih ofensif untuk mengejar ketertinggalan mereka.

Beberapa kali, pemain Arema harus melakukan pelanggaran untuk menghentikan serangan Ricardo Salampessy dan kawan-kawan.

Bahkan, pada menit ke-75, bek Arema FC Ikhfanul Alam harus diusir ke luar lapangan usai melakukan pelanggaran terhadap pemain Persipura.

Bermain dengan sepuluh pemain, membuat pertahanan Arema FC kedodoran. Hujan yang turun membuat pertandingan berjalan lebih sulit.

Benar saja, pada menit ke-85, kiper Arema FC Utam Rusdiana harus memungut bola dari jala gawangnya.

Gol itu berawal dari heading bek Persipura Valentino Telaubun menyambut umpan tendangan bebas. Hamka Hamzah yang bermaksud melakukan clearance, justru membuat bola meluncur ke gawangnya sendiri.

Beruntung, itu menjadi satu-satunya gol yang bisa dicetak Persipura di laga itu. Arema FC pun mengunci kemenangan 3-1 atas Persipura.

Usai laga, pelatih Arema FC Milomir Seslija menyebut bahwa pertandingan berjalan bagus. ”Arema memulai dengan baik dan mendominasi babak pertama,” kata pelatih yang akrab disapa Milo itu.

Saking dominannya, tak ada satu pun peluang bagus yang dimiliki Persipura di babak pertama.

Namun, di babak kedua, pertandingan berjalan lebih alot. Milo menyebut turunnya hujan menyulitkan pemainnya.  ”Kondisi itu membuat kami sulit mengontrol pertandingan. Namun, kami masih bisa ciptakan gol bagus,” kata dia.

Dia juga salut pada perjuangan anak asuhnya meski harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-75. ”Saya bangga pada spirit tim ini,” lanjut pelatih yang mengantongi lisensi UEFA Pro itu.

Dengan kemenangan ini, Arema FC naik peringkat, dari 14 ke posisi 12. Arema FC kini mengumpulkan enam poin hasil dari dua kemenangan dan tiga kekalahan.

Hasil ini sekaligus membuat jarak Arema FC dengan tim-tim papan atas terpangkas. Terutama Bali United, yang untuk sementara ini masih memuncaki klasemen.

Klub yang belum lama ini go public itu sudah mengumpulkan 16 poin. Namun, Bali United sudah melakoni satu laga lebih banyak dari Arema FC.

Perjalanan musim ini masih cukup panjang. Masih ada 29 laga lagi yang bakal dihadapi Arema FC.

Segalanya masih bisa terjadi. Kans Arema FC untuk menjuarai Liga 1 pun terbuka lebar.

Bila mampu meraih juara, maka Arema FC bakal menyamai rekor Persija musim lalu. Yakni, mengawinkan gelar Piala Presiden dengan Liga 1.

Seperti diketahui, sebelum Liga 1 bergulir, Arema FC berhasil menjuarai Piala Presiden.

Berbanding terbalik dengan Arema FC, Persipura justru makin terpuruk di klasemen Liga 1. Persipura belum sekalipun meraih kemenangan dalam enam laga yang sudah mereka jalani.

Hasil terbaik Persipura sejauh ini adalah tiga seri. Sementara pada tiga laga lainnya selalu berujung kekalahan.

Pelatih kiper Persipura Jayapura Alan Haviludin mengatakan bahwa meski kalah, para pemainnya sudah menunjukkan yang terbaik.

Dari kacamatanya, pertandingan berjalan relatif berimbang. ”Namun, Arema bisa memanfaatkan peluang dengan baik,” kata dia.

Di babak kedua, Persipura bermain lebih baik. ”Di babak kedua ketemu irama dan ritme, tapi waktunya tidak cukup dengan lapangan yang seperti itu,” ungkap mantan pelatih kiper Arema tersebut.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Mufarendra