Keluarga Suporter yang Tewas Dapat Santunan dari PSMS

Keluarga Suporter yang Tewas Dapat Santunan dari PSMS - JPNN.COM

RADAR MALANG ONLINE, MEDAN – Manajemen PSMS Medan menyerahkan dana santunan tanda simpati kepada keluarga M Rizky Rangkuti dan Abdul Rahman, suporter PSMS yang tewas dalam kecelakaan usai menyaksikan laga PSMS versus Arema FC, di Stadion Teladan, Senin (28/5).

Santunan itu langsung diterima pengurus Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan (KAMPAK) FC, Senin (28/5) sore di Stadion Mini Kebun Bunga, Medan.

Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja mengatakan rasa duka bukan hanya dari manajemen tapi juga ofisial mulai dari pelatih dan pemain Ayam Kinantan.

“Kami merasa turut berduka cita atas meninggalnya dua suporter KAMPAK. Mereka selama ini senantiasa mendukung PSMS. Tapi, kehendak Tuhan berkata lain, mereka dipanggil lebih awal. Kita berdoa semoga arwah keduanya diterima di sisi Tuhan,” ujarnya.

Dia menjelaskan santunan tersebut sekira Rp5 juta untuk kedua korban. King-sapaan akrabnya, berharapa kejadian ini tidak terulang kembali. “Mudah-mudahan tidak terjadi lagi. Suporter lebih berhati-hati sewaktu datang dan pulang dari stadion,” ungkapnya.

Sementara itu, Syaiful Mahdi yang menerima santunan secara simbolis mengatakan pihaknya akan segera menyerahkan bantuan tersebut ke pihak keluarga. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian terhadap anggota kita yang kemalangan,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Syaiful menambahkan pihaknya sudah memberikan imbauan agar keselamatan lebih penting. “Imbauannya selalu kita beritahu kepada rekan-rekan kita baik di kesatuan atau di luar. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua korban bersama beberapa rekan KAMPAK lainnya datang dari Dolok Masihul, Serdangbedagai, Sumatera Utara demi menyaksikan pertandingan PSMS, Sabtu (26/5/2018) malam. Namun, pertandingan yang berakhir sudah larut malam, membuat keduanya memilih menetap di Medan dan menyempatkan mengikuti agenda Sahur on The Road, Minggu (27/5/2018).