Kelas Inspirasi Malang : Ukir Cita-Cita Ribuan Siswa Pesisir

MALANG – ‘Sehari Mengajar Selamanya Menginspirasi’ bergaung di kecamatan Gedangan dan Bantur, Kabupaten Malang, Sabtu lalu (16/11). Bukan tanpa alasan, di kedua tempat itulah Kelas Inspirasi Malang digelar.

Merupakan gerakan para profesional turun ke Sekolah Dasar (SD) untuk berbagi cita-cita, tahun ini Kelas Inspirasi Malang sudah memasuki penyelenggaraan ke tujuh. Fokus di daerah pesisir Kabupaten Malang dengan mengusung tagline ‘Labuhkan Mimpi Anak Pesisir Negeri’.

“Saat survey tim menemukan jika anak-anak di daerah pesisir butuh perhatian. Setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan akhirnya difokuskan di daerah Gedangan dan Bantur,” ungkap Muhammad Luqman Hakim, Ketua Pelaksana Kelas Inspirasi Malang 7.

Total ada 15 sekolah di dua kecamatan yang terpilih untuk menjadi tuan rumah Kelas Inspirasi. Selama sehari, para relawan membagikan kisah dan pengalaman kerja kepada siswa. Tujuannya, memberi gambaran dunia kerja di masa depan dan memberi motivasi sekaligus menginspirasi agar berani meraih mimpi.

Luqman menjelaskan jika antusiasme relawan Kelas Inspirasi Malang tahun ini cukup besar. “Relawan pengajar yang mendaftar itu mencapai 400 orang, namun yang diterima hanya 135. Jadi tiap-tiap sekolah ada sekitar 9 relawan. Untuk relawan dokumentator sekitar 60 orang,” ungkapnya.

Sistem perekrutan relawan pengajar dan dokumentator terbuka bagi siapa saja, tak heran jika Kelas Inspirasi Malang turut diramaikan relawan dari berbagai daerah. Mulai dari kota-kota sekitar Malang seperti Madiun, Surabaya, dan Gresik, hingga luar provinsi bahkan luar pulau Jawa diantaranya Kebumen, Bandung, hingga Palembang.

Mereka hadir dari latar belakang profesi yang beragam. Diantaranya ada penari saman, petugas rumah sakit jiwa, analis keuangan dari OJK, koki, desainer grafis, public relation, dan masih banyak lagi.

“Alasan saya ikut karena ingin mengenalkan pendidikan terkait satwa kepada anak-anak dengan cara unik yaitu belajar sambil bermain. Selama kegiatan saya cukup terkesan ya, karena banyak siswa yang kenal dengan beragam hewan,” ujar Mahathir Muhammad, salah satu relawan pengajar asal Palembang yang mengajar di SDN Bandungrejo 4

Cerita berbeda diungkapkan Firda. Relawan dokumentator asal Kebumen tersebut mengaku lokasi penyelenggaraan Kelas Inspirasi Malang tahun ini sangat oke. “Terus selusuri wilayah Malang Raya agar makin banyak anak-anak dipelosok bisa menjadi bagian dari Kelas Inspirasi,” tukasnya.

Di samping aspek kondisi siswa, pemilihan daerah pesisir juga bagian dari penyegaran lokasi Hari Inspirasi. “Tahun sebelumnya kan kita di daerah Poncokusumo yang notabene di pegunungan, nah tahun ini kita cari tempat yang berbeda,” jelas Luqman.

Setiap tahunnya Kelas Inspirasi Malang memang tidak menyamakan lokasi kegiatan. Malang Raya yang ramai tempat wisata nyatanya cukup menjadi daya tarik tersendiri bagi relawan untuk mendaftar.

Penulis : Zhavirra Noor Rivdha
Foto : Panitia Kelas Inspirasi Malang
Penyunting: Fia