Kekurangan Surat Suara,Warga Sumbersari Serbu Kantor Kelurahan

KOTA MALANG- Kekurangan surat suara, warga Kelurahan Sumbersari geruduk Kantor Kelurahan siang ini (17/4). Puluhan warga yang telah mendaftar sebagai Daftar Pemilih Khusus (DPK) sejak tadi pagi terpaksa harus menyimpan dulu hasratnya untuk mencoblos karena dikarenakan kehabisan surat suara.

Salah satu warga yang ikut menyerbu kantor kelurahan adalah Suyatno, warga RT 6 RW 3 Kelurahan Sumbersari. Ia bersama massa yang lain menuntut kejelasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena tidak bisa mencoblos.

“Ya ini anaknya saya 18 tahun gimana udah dari tadi pagi daftar sebagai DPK. Aturannya kan jam 12 baru boleh nyoblos, ternyata ke TPS 22 suratnya habis. Setelah itu pindah ke TPS 21 dan 23 juga habis. Ya gimana dong ini. Awalnya saya diem tapi ternyata banyak yang nggak bisa nyoblos akhirnya kita ke sini. Udah dari sini katanya suruh ke Tlogomas,” keluh pria berusia 56 tahun ini.

Nenanggapi hal ini, Divisi Perencanaan Data dan Teknis, KPU Kota Malang, Deny Bachtiar mengatakan bahwa DPK memang seharusnya ketika kehabisan suara harus mencari TPS lain. “Kalau yang kehabisan itu DPT, surat suaranya yang masuk ke TPS. Tapi klo DPK ya dia yang harus cari surat suara ke TPS lain,” tegasnya.

Deny menambahkan bahwa jika DPK kehabisan surat suara di TPS kelurahan domisili, maka disarankan untuk pindah ke kelurahan lain. Namun ditanyai apakah bisa mendaftar di kelurahan lain sedangkan kini sudah lebih dari 13.00 WIB, ia menjawab tidak bisa.



“Kalau DPK daftar di atas jam 1 ya nggak bisa. Kalau udah dari tadi ya bisa,” tutupnya.

Berdasarkan pantauan radarmalang.id, pasca kejadian tersebut, sejumlah polisi dari Polres Malang Kota diterjunkan untuk berjaga di Kelurahan Sumbersari.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia