Kekeringan di Nganjuk Makin Kritis dan Meluas

JawaPos.com – Kekeringan di Kecamatan Ngluyu, Nganjuk meluas. Setelah Desa Ngepung mengajukan permintaan air bersih untuk ratusan kepala keluarga (KK), kemarin giliran Desa Tempuran. Dengan demikian, hingga pertengahan Agustus ini total ada tiga desa di Kota Angin yang kesulitan air bersih.

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, pemerintah Desa Tempuran mengirim surat permintaan air bersih pada Rabu (14/8). Tetapi, mereka belum menyertakan data yang lengkap. Terutama terkait jumlah KK yang membutuhkan bantuan air.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk Hendro Djoko Soedarsono saat dikonfirmasi melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Nugroho menyatakan, sumur warga surut sejak beberapa bulan lalu. ”Kami meminta pemerintah desa mengirim data berapa jumlah warga yang membutuhkan air bersih,” ujar Nugroho.

Data yang dikirim ke BPBD, lanjut Nugroho, harus lengkap. Di antaranya, memuat nama dan alamat warga yang membutuhkan air. Data tersebut sekaligus jadi acuan BPBD untuk menyiapkan jumlah air bersih yang dikirim ke sana.

Setelah menerima surat dari Pemdes Tempuran Rabu lalu, kemarin tim lapangan BPBD mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen. Hal serupa dilakukan di Desa Gampeng.